Longsor di Pasuruan Rusak Jembatan dan Kandang Sapi Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sapi limousin milik warga yang terjebak longsor di Pasuruan. SP/ PSN
Sapi limousin milik warga yang terjebak longsor di Pasuruan. SP/ PSN

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Setelah terjadi banjir yang merendam ratusan rumah warga, kini terjadi longsor yang menerjang lereng Gunung Bromo di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Akibat longsor tersebut membuat jembatan hingga kandang sapi milik warga rusak diterjang.

Staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Pasuruan, Subandi mengatakan bahwa longsor Pasuruan menyebabkan jembatan antar dusun di Dusun Selorok, Desa Andonosari. Akibat jembatan rusak akses antar dusun putus. Sebanyak 33 kepala keluarga terisolasi.

"Jembatan rusak menyebabkan 33 KK terisolir," katanya, Minggu (28/2/2021).

Selain merusak jembatan, longsor di kawasan agrowisata ini juga menerjang kandang sapi milik Sumardi (65). Pemilik kandang yang berada di kandang sempat terjebak longsor, namun bisa diselamatkan warga.

Sapi limousin miliknya juga tertimbun. Warga berusaha keras menyelamatkan sapi berbobot 1 ton tersebut. Penyelamatan sapi berlangsung dramatis. Setelah 1 jam, sapi berhasil diselamatkan. Warga memikul sapi tersebut ke tempat aman.

Kades Andonosari, Anton, mengatakan hujan turun di kawasan pegunungan sejak Sabtu sore. Saat itu, Sumardi sedang berada di dalam kandang yang ada di kawasan hutan.

"Tiba-tiba longsor datang dan menimpa kandang korban. Beruntung warga melihat kejadian itu dan langsung menyelamatkan korban dan hewan ternaknya," kata Anton.

Meski begitu, tak ada korban jiwa dalam peristiwa Longsor di Pasuruan tersebut. Namun kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Sebagai informasi, selain longsor, Kabupaten Pasuruan juga dilanda banjir yang menelan ratusan rumah di Dusun Jetis, Desa Prodo, Kecamatan Winongan, mulai Sabtu (27/2/2021) kemarin malam. Dari hujan deras tersebut juga mengakibatkan tiga sungai meluap akibat tanggul ambles atau air meluber.

Sekitar 250 kepala keluarga terdampak banjir Pasuruan setinggi 50 cm. Banjir di lokasi ini akibat luberan Sungai Rejoso karena tanggul ambles. Selain itu, banjir terjadi di Dusun Bulu Selatan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Banjir akibat luapan Sungai Welang setinggi 30-40 cm. Dsy11

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…