Takut Kehilangan Pekerjaan, Dua Sejoli Aborsi Janin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polres Mojokerto Kota menggelar reka ulang kasus tindak pidana aborsi di lokasi tempat kuburan janin Lingkungan Mergosari, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Rabu (3/3) pagi.  SP/Dwy AS
Polres Mojokerto Kota menggelar reka ulang kasus tindak pidana aborsi di lokasi tempat kuburan janin Lingkungan Mergosari, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Rabu (3/3) pagi.  SP/Dwy AS

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Polres Mojokerto Kota menggelar reka ulang kasus tindak pidana aborsi di lokasi tempat kuburan janin di Kecamatan Magersari Mojokerto, Rabu (3/3) pagi.

Reka ulang diperagakan langsung oleh dua pelaku, DA (19) dan SG (19), duo sejoli yang kini ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya memperagakan 15 adegan, mulai datang di rumah tersangka Daniel (19) yang dijadikan tempat aborsi dan pemakaman janin yang berusia 5 bulan dalam kandungan.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan tindakan aborsi tanpa dibantu tenaga medis itu terbongkar dari razia rumah kos di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan yang dilakukan Sat Sabhara.

"Saat razia, petugas melakukan pengecekan di handphone milik DA. Ada foto janin bayi tersimpan di handphone pelaku (DA). Usai diinterogasi, ia mengaku telah melakukan aborsi dan kita amankan," kata Deddy, Rabu (3/2/2021).

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui jika aborsi dilakukan kedua tersangka pada 17 Januari 2021 dengan menggunakan obat penggugur kandungan. Tersangka perempuan ditangkap di PT Tjiwi Kimia.

Dua tersangka membeli obat penggugur janin secara online seharga Rp 350 ribu. 

“Selanjutnya tersangka SG mengonsumsi obat-obatan itu dan dirasakan reaksinya 10 jam kemudian akibat kontraksi pengaruh obat," terangnya.

"Janin itu keluar dan ditaruh menggunakan ember oleh tersangka DF. Lalu janin itu dimandikan dengan air hangat diketahui janin tersebut usia lima bulan jenis kelamin laki-laki. Usai dimandikan lalu dimasukkan ke kendi dan mengubur janin tersebut," imbuhnya.

Kedua pasangan kekasih yang melakukan tindak aborsi dan menguburnya beralasan karena mereka masih dalam masa training kerja di PT Tjiwi Kimia.

"Beli obatnya transfer lewat rekening setelah mencari di internet. Karena tuntutan pekerjaan, soalnya saya masih training di perusahaan, semisalnya hamil tidak bisa melanjutkan. Kami menyesal," ungkap Daniel dan Sheril.

Sementara Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rohmawati Lailah menjelaskan, saat tindak aborsi kedua tersangka dibantu oleh temannya SH.

"Bantuan cuma dari teman Sheril itu saja saksi Dewi. Bantunya dia disupport untuk dipijit punggungnya aja karena sakit sampai selesai dan sampai dimakamkan. Karena kasihan temannya dan sahabat dari Sheril," katanya. Dwy

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …