Penurunan Angka Stunting di Indonesia Masih Lambat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan Program Bangga Kencana yang digelar Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Selasa (9/3/). SP/ MAHBUB FIKRI 
Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan Program Bangga Kencana yang digelar Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Selasa (9/3/). SP/ MAHBUB FIKRI 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan Program Bangga Kencana yang digelar Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Selasa (9/3/) mengangkat fokus pada penurunan angka stunting. 

Koordinator bidang Adpin, Sofia Hani selaku ketua panitia menerangkan penyelenggaraan rakornis sebagai integrasi dan akselerasi program Bangga Kencana dengan mitra dalam mendukung penurunan stunting di Jawa Timur.

“Kegiatan Rakornis ini diselenggarakan dalam rangka menguatkan komitmen pelaksanaan program Bangga Kencana dengan mitra. Dan diharapkan menghasilkan rencana kerja untuk pelaksanaan program Bangga Kencana 2021,” urai Sofia Hanik.

Arumi Bachsin sebagai Bunda GenRe Jawa Timur  kesempatan ini mengukuhkan 35 Ketua TP PKK kabupaten/ kota se Jatim sebagai bunda GenRe Kabupaten/Kota secara virtual. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Bunda GenRe Kabupaten Bangkalan yang diikuti Bunda GenRe Kabupaten/kota se Jawa Timur, dan pemasangan selempang Bunda GenRe dari Bunda GenRe Jawa Timur ke Bunda GenRe Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso saat membuka rakornis yang bertema Pemantapan Program Bangga Kencana di Masa Pandemi mengucapkan selamat kepada Ketua TP PKK kabupaten/kota yang baru saja dinobatkan sebagai Bunda GenRe Kabupaten/Kota.

“Remaja memang harus menjadi prioritas program apapun, khususnya program Bangga Kencana. Hal ini karena beberapa hal, yaitu Populasi remaja sangat besar, 50�ri jumlah penduduk saat ini adalah generasi millennial dan zilenial dan 50% nya adalah penduduk usia 10-24 tahun/remaja). Artinya 1 dari 4 penduduk Indonesia adalah Remaja,” urai Teguh.

Mantan Kaper BKKBN Provinsi Jawa Barat ini menerangkan kehidupan remaja saat ini membutuhkan bimbingan. “Perwujudan keluarga berkualitas sangat tergantung dari kualitas kehidupan di usia remaja untuk menyongsong bonus demografi yang puncaknya akan kita alami pada tahun 2030, apakah merupakan peluang atau bencana, itupun sangat ditentukan oleh kualitas remaja saat ini,” terangnya.

Pria asal Pekalongan, Jawa Tengah ini menjelaskan bahwa dalam rakornis kali ini membahas tentang Percepatan Penurunan Stunting menjadi tema utama, karena  isu stunting merupakan tantangan terbesar dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Tahun 2019, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 27,7 %,, merupakan urutan ke-4 Dunia. Jumlah ini masih jauh dari standar WHO yang seharusnya di bawah 20 persen. Meskipun sudah mengalami penurunan dari tahun 2015 sebesar 29 %, namun penurunannya masih lambat, yaitu  rata-rata 0,3% per tahun, yaitu masih dibawah skenario pesimis. Sesuai dengan STRANAS Percepatan Penurunan Stunting bila menggunakan skenario pesimis 1-1,5%; moderat 1,5 – 2%; dan skenario optimis 2- 2,5%,” terang Teguh. fm

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…