Diduga Terima Duit Korupsi Bansos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cita Citata
Cita Citata

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Cita Citata disebut dalam persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tipikor. Kali ini namanya terseret dalam sidang kasus korupsi aliran dana bantuan sosial mantan Menteri Sosial Juliari Batubara. Cita Citata pun mengungkap awal mula bisa tampil di acara tersebut.

"Cita yang ngundang itu EO, pihak EO. Jadi bukan dari pihak Kemensos. Jadi Kemensos minta ke EO, EO baru panggil kita. Aduh, lupa ya. Pasti (tahun) 2020," ujar Cita Citata.

Cita Citata pun bercerita bahwa saat itu dirinya berangkat ke Labuan Bajo. Ia mengaku bukan satu-satunya artis yang mengisi acara tersebut dan dirinya mengaku tidak ikut-ikutan dan tak tahu menahu akan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tersebut.  "Nggaklah, nggak. Kan aku nggak ada hubungannya," ucap Cita Citata

Seminggu kemudian, ia pun syok ketika mendengar kabar mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan jajarannya ditangkap KPK. "Jadi kita nggak tahu-menahu soal itu. Tetapi, Cita juga syok ketika mendengar itu. Entah seminggu kemudian, ketangkap seminggu, dua minggu gitu. Karena kita merasa di sana tidak ada kejanggalan, jadi ya sudah biasa saja. Kalau Cita memang tidak dipanggil dari pihak Batubara," papar Cita Citata.

"Jadi waktu itu yang manggil saya dan komunikasi sama tim saya itu bukan Batubara-nya langsung. Saya waktu itu, say thanks sih ke bapak Batubara itu. Cuma yang saya tahu yang ngundang itu bukan dia."

"Karena masalah ini kan masalahnya sudah bansos. Takutnya dipikirnya Cita tahu gitu. Ya sudah di-bold lagi, kalau Cita sebenarnya tidak tahu. Tahunya setelah itu dan syok. Memang aku nggak berkomentar waktu itu takutnya jadi polemik juga, jadi kayak orang membacanya aneh-aneh padahal aku di sana profesional kerja," tandas wanita berusia 26 tahun itu.

Cita Citata hanya bekerja secara professional sebagai seorang artis. Jika memang harus mengembalikan uang tersebut, ia minta ganti rugi kepada pihak terkait. "Ya kalau dibalikin, balikin juga dong. Kan kita sudah capek kerja," kata Cita Citata.

"Karena buatku ini sudah bukan kewenangan saya gitu loh. Kalau disuruh balikin, balikin juga dong uang kecapekan kita, tim segala macam. Kita kan pergi ke sana, bukan kerja yang di Jakarta segala macam. Terus kita juga profesional kerja, jadi bayarannya pun harus professional," tutur Cita Citata.

Cita Citata mengaku uang yang diberikan untuk membayarnya bernyanyi tidak cukup besar. Yang jelas tak sampai ratusan juta. "Oh nggak, nggak nyampe segitu kok," papar Cita Citata.

Kemensos memanggilnya untuk bernyanyi tidak secara langsung. Mereka menghubungi sebuah agency yang bisa mengundang artis berusia 26 tahun itu.

"Nggak tahu ya kalau let's say dia bayarnya ke orang segitu. Nggak tahu. Kan kalau misalkan manggil kita harus ada agency juga. Lalu kemudian nanti kepalanya banyak, itu kan biasalah kalau gitu, ada uang-uang kasih berapa gitu. Cuma kan kayak gitu nggak tertuang di kontrak. Biasanya kontraknya, kalau kontrakku nggak sampai ratusan. Nggak," tandas Cita Citata.

Saat sidang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial, Matheus Joko Santoso menyebut Cita Citata menjadi salah satu yang menerima bayaran guna kegiatan rapat di Labuan Bajo. Dsy/er

 

Berita Terbaru

Luncurkan Program Terang Tani, PLN UIT JBM Dukung Electrifying Agriculture

Luncurkan Program Terang Tani, PLN UIT JBM Dukung Electrifying Agriculture

Kamis, 02 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 18:40 WIB

SurabayaPagi, Tuban - Kemajuan teknologi telah menyentuh berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali ranah pertanian dan peternakan, yang menjadi salah satu…

Ziarah Leluhur Jadi Pengingat Amanah, Bupati Madiun: Jangan Sampai Putus Melayani Masyarakat

Ziarah Leluhur Jadi Pengingat Amanah, Bupati Madiun: Jangan Sampai Putus Melayani Masyarakat

Kamis, 02 Jul 2026 17:41 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 17:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tradisi ziarah ke makam para leluhur dan mantan pemimpin Kabupaten Madiun kembali dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun seb…

Pemdes Balongmacekan Gelar Sertijab Kades, Dari Dewi Mariya Ulfa ke Haji Sukisno

Pemdes Balongmacekan Gelar Sertijab Kades, Dari Dewi Mariya Ulfa ke Haji Sukisno

Kamis, 02 Jul 2026 17:05 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Balongmacekan, Kecamatan Tarik, menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj.) Kepala Desa…

Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

Kamis, 02 Jul 2026 16:50 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 16:50 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini, Kelurahan Wates Kecamatan Magersari berhasil meraih Juara II …

BNN Bongkar Modus Baru Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand, Diduga Akan Diolah Jadi Cairan Vape

BNN Bongkar Modus Baru Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand, Diduga Akan Diolah Jadi Cairan Vape

Kamis, 02 Jul 2026 16:02 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI membongkar modus baru penyelundupan narkotika jaringan internasional asal Thailand dengan menyita 3…

Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

Kamis, 02 Jul 2026 15:40 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja melalui Edukasi Ergonomi bagi Awak Saran, untuk itu  PT Kereta Api Indonesia …