Kurang Informasi, Jadi Korban Malpraktik Filler Payudara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Monica Indah
Monica Indah

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kabar tak menyenangkan datang dari model cantik Monica Indah yang menjadi korban malpraktik salah satu dokter kecantikan. Yakni saat dirinya hendak melakukan filler payudara. Ia mengaku menghabiskan Rp 200 juta lebih untuk penyembuhan filler payudara.

Hal ini ia lakukan karena pada bagian tubuhnya itu mengalami bengkak memerah, perih, sampai didiagnosa dokter mengalami mastitis.

Monica Indah mencoba filler payudara karena ingin menambah besar bagian tersebut. Naasnya, model seksi itu kurang edukasi terkait masalah perawatan kecantikan tersebut. Kini Monica Indah mengatakan payudaranya yang dulu bagus menjadi rusak. Wanita berpostur 165 cm itu pun menyesal seumur hidup.

Monica Indah sebelumnya menceritakan awal mula tertarik filler payudara. Wanita 22 tahun itu melihat seorang selebgram yang memperlihatkan bokongnya menjadi bagus hasil sebuah klinik kecantikan.

Lalu, Monica mendapatkan nomor 'dokter' berinisial YJ ini dari temannya tersebut dan kemudian menghubunginya. Menurut teman Monica, YJ juga bisa melakukan perawatan panggilan ke rumah (home care).

Menurut Monica Indah, YJ saat itu tidak menjelaskan apa efek samping dari filler payudara ini. YJ juga meyakinkan Monica bahwa filler payudara aman, tapi saat itu YJ sudah memberikan resep obat untuk Monica jika mengalami keluhan usai penyuntikan filler payudara. Monica Indah menghabiskan uang Rp 13,5 juta untuk filler payudara tersebut. "Dia nggak bilang ada efek sampingnya, nggak. Dia bilang 'aman kok'," tuturnya.

Tiga minggu kemudian, Monica mengalami demam. Ia juga merasakan payudaranyanya nyeri hingga nyut-nyutan.

"Terus setelah 3 minggu kemudian aku ngerasa ada benjolan di dalam, aku pijit-pijit terus ada nyut-nyutan, tapi masih nyut-nyutan pelan doang. Besoknya aku mulai demam, menggigil. Payudara aku nyeri, nyeri ilang...nyeri ilang, kayak nyut-nyutanlah," katanya.

Hingga akhirnya Monica mengalami demam tinggi dan mengalami rasa sakit yang luar biasa di bagian payudaranya. Teman-temannya kemudian membawanya ke rumah sakit di Pluit.

Monica Indah sempat meminta pertanggungjawaban dari YJ atas penderitaan yang dialaminya ini. Namun tidak ada iktikad baik dari YJ, sehingga ia kemudian melapor ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.

Pada 11 Januari 2021, Monica melaporkan YJ atas dugaan tindak pidana memproduksi/mengedarkan sediaan farmasi dan/alat kesehatan tanpa izin edar. Pengaduan Monica tertuang dalam laporan bernomor : 24/K/I/2021/SEK PENJ.

Monica berharap polisi segera mengusut tuntas laporannya itu. Perempuan yang berprofesi sebagai model ini juga berharap tidak ada korban lain dari dokter abal-abal itu. Saat ini kondisi Monica sendiri sudah mulai membaik pascaoperasi. Monica sudah bisa beraktivitas terbatas pascaoperasi. dsy/re

 

Berita Terbaru

Terdampak Karhutla, Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup Sementara

Terdampak Karhutla, Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup Sementara

Kamis, 10 Sep 2026 10:59 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Akibat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di jalur pendakian di Gunung Raung Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,…

Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53,4 Persen

Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53,4 Persen

Kamis, 10 Sep 2026 10:44 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat fundamental bisnis dan transformasi perusahaan di tengah d…

Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Buka Akses Layanan Kesehatan bagi Nasabah Premier

Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Buka Akses Layanan Kesehatan bagi Nasabah Premier

Kamis, 10 Sep 2026 09:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 09:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk. memperluas layanan bagi nasabah segmen Premier melalui kerja sama dengan Sunway Medical Centre di Sunway …

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Informasi mengenai asal bahan baku dan proses produksi menjadi salah satu aspek yang mulai diperhatikan orang tua dalam memilih produk …