Takmir Masjid Cabuli 6 Bocah di Tempat Ibadah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bukti laporan pencabulan yang dilakukan takmir masjid di Blitar.
Bukti laporan pencabulan yang dilakukan takmir masjid di Blitar.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di Blitar. Mirisnya pelaku pencabulan adalah seorang takmir masjid. Tak hanya 1, dari informasi yang didapat 6 bocah jadi korban pencabulan.

Pelaku berinisial MY (57) warga Nglegok Blitar. Selain menjadi takmir masjid pelaku juga seorang guru ngaji.

Sebelumnya, pada dini hari, MY diamankan perangkat desa dan petugas Bhabinkamtibmas Polsek Nglegok karena dikhawatirkan melarikan diri.

“Saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik dari Satreskrim,” terang Kasubbag Humas Polres Blitar, Iptu Ahmad Rochan, Jumat (19/3/2021) siang.

Informasi yang didapat, ada enam anak-anak di bawah umur yang diduga menjadi korban pencabulan MY. Empat di antaranya dikabarkan telah disetubuhi sementara dua lainnya tidak.

Namun demikian, menurut Ahmad Rochan, sejauh ini hanya ada satu orang tua korban yang melapor.

“Oknum guru ngaji tersebut diamankan atas laporan warga Nglegok karena sudah melakukan pencabulan dengan korban lebih dari satu. Namun saat ini masih satu korban yang melaporkan yang melaporkan terkait kejadian tersebut,” jelas Ahamd Rochan.

Dari sumber yang enggan disebut namanya, belakangan menyusul ada tambahan tiga orang tua korban yang melapor ke polisi.

“Dari cerita beberapa bocah itu, aksi bejat dilakukan pelaku ketika mereka berbelanja di toko MY. Pelaku mulai mendekati korbannya sejak TK dan baru disetubuhi ketika mereka memasuki usia 10 tahun,” ungkap salah satu pelapor yang tidak mau disebutkan namanya.

Dia mengatakan, pelaku selalu melakukan aksinya di tempat ibadah. Dia menarik korbannnya ke tempat dia sehari-hari salat. Di situ dia kemudian memperkosa korban di atas sajadah.

Beberapa ibu korban menduga, perbuatan biadab itu sudah dilakukan pelaku sejak bertahun-tahun silam.

“Jadi aksi bejat pelaku ini terkuak dari cerita anak yang ikut saya. Sambil menangis dia cerita dicabuli pelaku. Tiba-tiba adik saya emosi yang bilang kalau dia juga dicabuli sejak TK sampai kelas empat SD. Sekarang adik saya sudah kelas 2 SMA,” ungkap pelapor.

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…