Dari Kerja Sambilan, Kini Kukuh Sukses Berbisnis di Bidang Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kukuh, pendiri Pandawa Putra Indonesia. SP/ SBY
Kukuh, pendiri Pandawa Putra Indonesia. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kukuh memilih mengembangkan dunia pertanian dengan mendirikan Pandawa Putra Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, di saat banyak yang memilih menekuni bisnis kuliner atau teknologi.

Kini Pandawa Putra Indonesia mampu meraup ratusan juta rupiah seiring perkembangan bisnisnya. Awalnya, Kukuh kerja sambilan di Laboratorium Ecotoxycology and Waste milik IPB. Dari sinilah, ide bisnisnya lahir. Sebab banyak perkembangan pertanian terutama di bidang herbisida yang didapat saat bekerja sambilan.

Ide bisnisnya kian klop dengan dasar pendidikan Kukuh yang fokus di bidang pertanian. Dia mengaku bisa melihat peluang yang tidak bisa dibantah, bahwa dunia pertanian memang tidak ada habisnya selama manusia memang butuh makan.

"Karena selain melihat keuntungan, kami melihat bisnis itu untuk jangka panjang dan juga dampak positif baik untuk lingkungan maupun ke masyarakat juga lebih mengena jika dibandingkan bergerak di bidang lain," dia menuturkan.

Apalagi saat itu, banyak petani yang meminta pasokan produk herbisida. Herbisida sendiri merupakan salah satu kebutuhan primer dari petani maupun pekebun di dunia. "Kami melihat bahwa dengan memproduksi herbisida value proposition yang kami miliki kurang kuat. Karena bahan aktif yang hampir 100 persen impor, pemain herbisida yang rata-rata merupakan perusahaan multinasional," jelas dia.

Dari sini, Putra Pandawa Indonesia lahir untuk memproduksi Weed Solution atau juga lebih dikenal dengan solution, merupakan adjuvant (penguat) dari herbisida yang berfungsi mengurangi dosis racun herbisida hingga 50 persen.

"Dengan begitu, produk kami lebih ramah lingkungan karena bahan yang digunakan 50 persen juga merupakan bahan organik dan bahan kimia yang digunakan adalah bahan non racun," jelas dia.

Selain ramah lingkungan, produknya juga menawarkan solusi efisiensi biaya pengendalian gulma hingga 20 persen yang dipastikan akan lebih menguntungkan konsumen. Tak ada usaha tanpa kendala. Dia menyebut masalah sumber daya manusia di bidang pertanian yang masih banyak kurang adalah kendala di bisnis pertanian.

Selain itu, pelaku bisnis di bidang pertanian maupun pemerintah sering merasa abai dengan potensi sumber alam yang melimpah, sehingga malas untuk memperbaiki diri dengan teknologi maupun regulasi yang mendukung sektor ini.

Kendala lain, pola pikir masyarakat Indonesia terhadap dunia pertanian yang masih rendah. "Padahal, bisa dihitung pemain asing yang bermain di dunia pertanian Indonesia, itu membuktikan bahwa pihak asing sendiri melihat Indonesia sebagai pasar maupun sumber pertanian yang unggul. Sangat disayangkan mengingat prediksi World Bank, 20 tahun kedepan dua hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah masalah Pangan dan Air," ingatnya.

Menurut dia, jangan memulai bisnis karena hanya melihat dari sisi materi. "Menurut kami, bisnis itu ibarat lari jarak jauh, bukan sekedar sprint. Kalau dagang, oke lah disitu kita bisa berprinsip cepat jual, cepat untung. Motivasi seperlunya saja, jangan terlalu banyak, jadinya biasanya kurang bisa berpikir logis. Lalu yang terakhir adalah juga melihat tren sekarang bukan lagi ke kompetisi namun ke kolaborasi," kata dia. Dsy3

 

Berita Terbaru

Tekan Inflasi, Pemprov Jatim Kembali Gelar Pasar Murah di Surabaya

Tekan Inflasi, Pemprov Jatim Kembali Gelar Pasar Murah di Surabaya

Minggu, 16 Agu 2026 18:21 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat daya beli m…

Sempat Pesimistis, Kristina Mahendra Sabet BGO Ladies Petra Golf Tournament 2026

Sempat Pesimistis, Kristina Mahendra Sabet BGO Ladies Petra Golf Tournament 2026

Minggu, 16 Agu 2026 15:26 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 15:26 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Keraguan sempat mengiringi langkah Kristina Mahendra ketika mengikuti Petra Golf Tournament 2026 di Taman Dayu Golf, Pasuruan, Sabtu (…

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Minggu, 16 Agu 2026 12:36 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 12:36 WIB

SurabayaPagi, Depok – PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 K…

Ribuan Personel PLN UIT JBM Siaga Penuh Amankan Keandalan Listrik Jelang HUT ke-81 RI

Ribuan Personel PLN UIT JBM Siaga Penuh Amankan Keandalan Listrik Jelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agu 2026 12:29 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 12:29 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (…

Cinema Visit Film Istimewa Berakhir di Surabaya, Bawa Pesan tentang Penerimaan dan Kesetaraan

Cinema Visit Film Istimewa Berakhir di Surabaya, Bawa Pesan tentang Penerimaan dan Kesetaraan

Minggu, 16 Agu 2026 12:17 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 12:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kota Surabaya menjadi persinggahan terakhir rangkaian cinema visit film Istimewa di Pulau Jawa. Bertempat di XXI Pakuwon Mall S…

UK Petra Pecahkan Dua Rekor MURI Lewat Golf 99 Hole, UK Petra Jadi Pintu Masuk Jejaring Profesional

UK Petra Pecahkan Dua Rekor MURI Lewat Golf 99 Hole, UK Petra Jadi Pintu Masuk Jejaring Profesional

Minggu, 16 Agu 2026 12:05 WIB

Minggu, 16 Agu 2026 12:05 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Universitas Kristen Petra (UK Petra) mencatat tonggak baru dalam peringatan Dies Natalis ke-65 dengan menggelar Petra Golf Tournament 2…