Masih Bisa Beli Es Krim, tapi Take Away Lho...

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kedai Es Krim Zangrandi yang mulai menutup makan ditempatnya. Hanya bisa menerima pembelian langsung secara take away. SP/Patrik Cahyo
Suasana kedai Es Krim Zangrandi yang mulai menutup makan ditempatnya. Hanya bisa menerima pembelian langsung secara take away. SP/Patrik Cahyo

i

 

Es Krim Legendaris Zangrandi yang Sebentar Lagi “Tinggal Kenangan”

 

 

 

Isu Kedai Es Krim legendaris Zangrandi tutup menyeruak viral di beberapa media sosial. Alhasil, membuat pelanggan Es Krim Zangrandi ‘merasa kehilangan’. Namun, Es Krim Zangrandi belum sepenuhnya tutup permanen. Hanya saja, Es Krim yang sudah beroperasi sejak tahun 1933 ini sudah menutup pelayanan makan ditempat. Hanya pembelian secara ambil pergi (take away) masih dilayani. Alhasil, para pecinta Es Krim Zangrandi masih bisa merasakan citarasa es krim legendaris itu. Itupun menghabiskan stok yang dibuat oleh Zangrandi.

 

===

 

Seperti yang terlihat wartawan Surabaya Pagi, Jumat (26/3/2021) siang kemarin. Meski beberapa kursi kuno antik favorit pelanggan sudah tertumpuk rapi tidak dipakai di salah satu sudut kedai. Namun, beberapa pelanggan masih silih berganti berdatangan.

Bahkan saat memasuki teras halaman depan yang biasanya terisi kursi kuno antiknya, terlihat lengang. Ada satu dua pembeli yang silih berganti membeli Es Krim Zangrandi. Sementara beberapa karyawan masih tetap beraktifitas merekap sisa es krim serta laporan keuangan. Sejumlah pelanggan yang datang harus kecewa karena kedai sudah tidak melayani pembelian, baik offline maupun online.

Salah satu karyawan yang meminta namanya tidak dikorankan, mengatakan kedai Es Krim Zangrandi tidak mengetahui tutup permanennya kapan. Ia tidak berani menjelaskan. Hanya saja ia bersama tiga karyawan, masih bisa melayani pembelian es krim bagi para pelanggan. Belum diketahui penyebab kedai Zangrandi ditutup.

“Iya benar mas mulai Senin kemarin (22/3/2021, red), kalo soal tutup saya tidak tahu. Manajemen tak pernah memberitahu kepada kita. Sekarang sudah nggak melayani pembeli yang makan di kedai ini, pembeli hanya bisa beli langsung dibawa pulang atau take away,” ungkap karyawan perempuan Zangrandi saat ditemui, Jumat (26/3/2021).

Diketahui, Kedai es krim Zangrandi didirikan oleh sebuah keluarga berkebangsaan Italia bernama Roberto Zangrandi pada 1933 silam. Kedai tersebut kerap menjadi tujuan kuliner di Surabaya karena kelegendariannya dan rasa es krim yang klasik.

Cita rasa es krimnya diracik dengan resep yang dibuat oleh istri Roberto Zangrandi atau yang populer dengan Mevrouw Zangrandi.

Beberapa menu es krim Zangrandi yang populer antara lain Tutti Fruitti, Macedonia, Noodle Ice Cream, Monkey hingga Rocky Mountain. Es krim di kedai ini diracik dengan bahan-bahan alami dan cara pembuatan yang dipertahankan puluhan tahun.

Es krim di kedai ini diracik dengan bahan-bahan alami dan cara pembuatan yang dipertahankan puluhan tahun. Satu – satunya kedai yang melegendaris di Kota Surabaya menjadi favorit kuliner masyarakat Surabaya maupun luar kota.

Seperti salah salah satu pelanggan, Roby yang ditemui usai membeli es krim. Roby tidak mengetahui Zangrandi akan tutup. Dia baru mengetahui sesaat dirinya hendak beli es krim legendaris itu Jumat (26/3/2021) kemarin. Dia pun menyayangkan bila es krim legendaris ini tutup.

“Saya kaget. Kok sepi, tidak seperti biasanya ramai. Tidak tahu kalo mau tutup Zangrandi, padahal es krimnya sangat enak. Saya sering beli ke sini mas, tapi ini lansung bawa ke kantor. Karena tidak bisa dimakan dikedai,”ucap Roby, sembari menenteng dua bungkus plastik besar.

“Padahal sangat melegenda lho es krim, jangan sampai tutup lah. Nanti susah cari es krim Zangrandi, cita rasanya sudah melekat,” imbuhnya.

Sementara itu, Roy (59) yang Jumat kemarin sengaja mengajak anak serta cucunya datang ke Zangrandi untuk memperkenalkan tradisional make it dan membeli es krim favoritnya. Namun sayangnya, Roy dan keluarga tidak bisa menikmati ditempat.

“Mulai saya kecil, Es krim Zangrandi ini lebih dulu daripada Es krim Wals dan lainnya, memang sejak kecil saya selalu diajak almarhum ayah datang ke sini setiap tiga bulan sekali,” ungkap Roy.

“Sekarang giliran anak cucu saya perkenalkan. Es krim yang menjadi favorit saya itu Cuite Fruity sekarang sudah enggak ada, kalo cucu es krim coklat,”ucapnya sambil menunjukkan es krimnya.

Dia sangat menyayangkan  bila Zangrandi jadi ditutup di Kota Surabaya ini. “Sebagian dari memori Surabaya hilang dong, jika ditutup Zangrandi padahal ini lengendaris,” pungkasnya. Patrik Cahyo

Berita Terbaru

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan internet masyarakat perkotaan semakin beragam, mulai dari menunjang pekerjaan dan pendidikan hingga mengakses hiburan, a…

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu perhatian dalam program bantuan so…

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Target Pembongkaran Bangli Frontage Gedangan Batas Akhir 12 Oktober, Pemilik Warkop Protes

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan pembongkaran total sisa bangunan liar (bangli) terakhir yang berdiri di lahan proyek r…

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…