Lestarikan Stand Up Sebagai Public Speaking dengan Mental Kuat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fergi saat mengisi Stand Up di salah satu Cafe di Blitar. SP/ BLT
Fergi saat mengisi Stand Up di salah satu Cafe di Blitar. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Fergi Alfa Edison salah satu anggota dari komunitas Stand Up di Blitar harus ikhlas saat komunitasnya tersebut vakum akibat akibat kebijakan sejumlah pembatasan masyarakat dan akibatnya banyaknya anggota yang meniti karir atau melanjutkan pendidikan di luar kota. Awalnya ia mulai tertarik pada dunia stand up comedy setelah menonton kompetisi stand up comedy yang disiarkan di salah salah satu stasiun TV. Penasaran, Fergi pun mulai cari-cari literasi dari jejaring media Youtube

Ketertarikannya pada dunia Stand Up tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya hal ini tak terlepas dari kebiasaan dia dan teman-temannya yang acap kali melontarkan humor-humor segar sebagai bumbu temu kangen mereka. Fergi sendiri pun memiliki jiwa humoris yang sangat tinggi. Setidaknya itu terlihat dari bagaimana dia selingi percakapan dengan kalimat-kalimat lucu khas seorang comic (sebutan bagi pegiat stand up comedy).

Demi mendalami Stand up yang ia idam-idamkan itu, ia pun mulai rutin latihan sepekan sekali di salah satu kafe dekat rumahnya. Ia mulai berlatih bagaimana menulis materi yang baik dan cara menyimpan materi yang dapat dikatakan sukses membuat orang tertawa untuk disimpan dan dilontarkan pada sesi open mic di lain kesempatan.

"Tapi tidak boleh sembarangan tulis materi. Kalaupun ada yang lucu itu kita simpan dan dikeluarkan di tempat dan waktu yang lain. Karena materi stand up itu tidak bisa dibawakan di sembarang kesempatan," tandasnya.

Berkat latihannya tersebut, bakatnya makin terasah dari waktu ke waktu. Hingga berkesempatan mengisi acara-acara formal yang dihelat oleh pemerintah daerah (pemda) sebagai pengisi acara bersama rekan-rekannya. "Kalau terakhir kemarin sempat diundang okeh KPU Kota Blitar saat pilwali tahun 2020 kemarin," kata Fergi dengan semangat.

Namun, kini tak banyak anggota komunitas yang kini masih berada di Blitar. Karena banyaknya anggota yang meniti karir atau melanjutkan pendidikan di luar kota. "Kita vakum sejak awal pandemi kemarin. Soalnya kan banyak yang sudah kerja atau belajar di luar kota. Ya hanya ada beberapa saja anggota yang di Blitar," bebernya.

Terkait hal itu, dia ingin untuk kembali menghidupkan kembali komunitasnya dengan menjaring pemuda-pemuda Blitar. Sebab, jika stand up comedy bukanlah jenis humor sembarangan, dibutuhkan ketepatan memilih diksi yang tepat agar materi dapat diserap oleh penikmatnya.

"Susahnya kan milih materi ya. Soalnya kan tidak semua orang itu bisa paham. Ini kan jenis humor yang mengharuskan comic dan penonton itu berfikir. Jadi literasinya harus sama. Makanya, di sini juga jadi sarana belajar public speaking agar mentalnya kuat dan punya kecerdasan mengolah kalimat agar bisa dinikmati orang. Lagian kan kita juga dapat pahala kalau bikin orang ketawa," ucapnya. Dsy11

 

Berita Terbaru

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…

Jejak Uang Gelap Terkuak di Balik Perusahaan Bayangan

Jejak Uang Gelap Terkuak di Balik Perusahaan Bayangan

Rabu, 22 Apr 2026 20:49 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung mengungkap praktik sistematis penggunaan perusahaan bayangan dalam perkara dugaan…