Stock Vaksin Makin Menipis, Menkes Budi, Pusing!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

i

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku, saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar yaitu ketersediaan vaksin di tanah. Ini akibat larangan ekspor vaksin dari sejumlah negara produsen vaksin.

"Ada lima negara yang memproduksi vaksin yaitu Amerika, China, India, Inggris, dan Rusia. Negara-negara ini menerapkan kebijakan untuk tidak mengeluarkan vaksin yang diproduksi di negaranya," ungkapnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis (8/4/2021).

Dalam rapat kerja itu, Menkes tidak memberi penjelasan alasan BPOM tidak menyetujui pembuatan vaksin dalam negeri, nusantara. Padahal vaksin ini sudah melalui uji klinis tahap pertama, Januari-Februari 2021 lalu.

 

Kedatangan Vaksin tak Pasti

"Contoh AS, semua vaksin yang diproduksinya hanya boleh dipakai di AS saja. Inggris juga begitu," tandas Menkes,.

Ia juga menyatakan bahwa jadwal kedatangan 100 juta dosis vaksin COVID-19 menjadi tidak pasti menyusul adanya kebijakan dari negara produsen vaksin tersebut.

"Jadi, ada 100 juta dosis vaksin yang sampai sekarang menjadi agak tidak pasti jadwalnya," imbuhnya.

100 juta vaksin tersebut berasal dari perjanjian dengan COVAC/GAVI sebanyak 54 juta dosis secara gratis.

Lalu vaksin Astrazeneca yang didatangkan Bio Farma sebanyak 50 juta dosis.

"COVAC/GAVI bermasalah karena embargo dari India, suplai vaksin Astrazeneca juga terhambat dari India," ungkap Budi.

Dengan kondisi demikian, kata Menkes Budi, Indonesia yang seharusnya menerima 11 juta vaksin pada Maret-April ini hanya akan mendapat 1 juta vaksin dari COVAC/GAVI.

"Sisanya, mereka belum bisa memberikan konfirmasi," tukasnya.

Ketidakpastian yang sama juga terjadi dengan suplai vaksin Astrazeneca ke Indonesia.

"Informasi dari Astrazeneca mereka hanya bisa kirim 20 juta vaksin di 2021 ini, sisanya 30 juta vaksin diundur tahun depan (2022)," pungkasnya.

 

Ganggu Ketersediaan Vaksin di Indonesia

Dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI terungkap bahwa negara-negara produsen vaksin Covid-19 melarang produk vaksinnya diekspor.

Kondisi ini tentu mengganggu ketersediaan vaksin di Indonesia yang sangat membutuhkan untuk program vaksinasi.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris yang memimpin rapat mengatakan, pihaknya ingin meminta penjelasan pemerintah soal pengadaan vaksin tersebut.

"Ramai dibicarakan soal kendala pengadaan vaksin khususnya astrazeneca. Komisi IX minta penjelasan ketersediaan vaksin Covid-19 untuk vaksinasi program pemerintah," tanya Charles.

Menjawab anggota DPR-RI, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, di dunia ada 60 negara yang sudah melakukan vaksinasi. Indonesia ada di ranking 8. Sedikit di bawah Jerman, Turki, Brazil, Inggris, India, dan Amerika. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aktris Indonesia bernama Sali Irsalina (36) melapor ke kepolisian soal dugaan penganiayaan pacar di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta…

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan dari 38 provinsi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi di …

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ternyata, kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, berbuah. Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat k…

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

SURABAYAPAGI.com,Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa sektor usaha pertambangan dan penggalian pada kuartal kedua 2026 mengalami kontraksi …

Empat Pejabat Baru ESDM, Dilantik Bahlil

Empat Pejabat Baru ESDM, Dilantik Bahlil

Kamis, 06 Agu 2026 00:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik empat pejabat pimpinan tinggi baru di lingkungan K…

KEUSILAN DOKTER BENI, ARAHKAN PASIEN KE KAMAR JENASAH, DISOROT

KEUSILAN DOKTER BENI, ARAHKAN PASIEN KE KAMAR JENASAH, DISOROT

Kamis, 06 Agu 2026 00:44 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kini, dokter Beni Christian Sihombing, tranding topik. Melalui akun Threads @bennychrstn, dokter yang ertugas di Rumah Sakit Umum Daerah…