3 Maling Motor Dilumpuhkan dengan Timah Panas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para maling motor yang telah keluar masuk penjara diamankan dengan hadiah timah panas
Para maling motor yang telah keluar masuk penjara diamankan dengan hadiah timah panas

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga maling motor yang ketiganya warga Simo Gunung Kramat Surabaya kembali mendekam di balik jeruji besi.

Mereka adalah Dimas Zakaria (22) warga Simo gunung Kramat timur 5 / 4 Surabaya yang sudah dua kali dipenjara, Choirul Anang (22) warga Simo gunung Kramat Timur 9 Surabaya yang pernah sekali dipenjara dan Usman (32) warga Simo gunung Kramat timur 9/26 Surabaya yang juga sekali masuk penjara karena mencuri motor.

Ketiganya merupakan residivis yang keluar masuk penjara karena kerap kali melakukan aksi kejahatanan berupa pencurian dan penjambretan.

"Tersangka US juga merupakan buronan polsek Gubeng karena sempat melakukan pencurian di wilayah Gubeng sebelumnya," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto, Rabu (14/4/2021).

Ketiganya ditangkap usai berhasil mencuri motor honda beat di dua lokasi di kecamatan Sawahan, yakni Dukuh Kupang Timur dan Kupang Gunung Barat Surabaya.

Mereka beraksi menggunakan kunci T yang sudah diruncingkan ujungnya untuk merusak rumah kunci motor sasarannya.

"Kami mendapat laporan korban. Lalu kami lakukan olah TKP dan mengidentifikasi pelakunya. Tiga orang dan setelah memastikan ketiganya merupakan pelaku maka kami langsung tangkap saat berboncengan di Jalan Arjuno," beber Risti.

Saat ditangkap, ketiganya bukannya menyerah. Mereka mencoba menggeber motornya lebih kencang, hingga akhirnya polisi mengeluarkan tembakan peringatan.

"Tidak digubris. Kami terpaksa melakukan penembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan. Setelah terjatuh, dua orang lainnya masih berusaha kabur dan lari. Akhirnya kami lumpuhkan juga dengan timah panas," tandasnya.

Dari ketiganya, polisi menemukan fakta jika barang hasil curian itu dijual ke seorang penadah di Madura.

"Kalau beat laku 2 jutaan. Dibagi bertiga. Uangnya buat makan sama minum miras," aku Usman yang juga seorang pengamen jalanan itu.

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …