Jadi Korban Penipuan Tas Belasan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dewi Persik
Dewi Persik

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pendangdut cantik Dewi Persik baru-baru ini menjadi korban penipuan di salah satu online store berupa tas. Harga tas yang dibeli Dewi Persik itu diketahui bernilai sekitar Rp16 juta. Depe pun mengaku sudah mengikhlaskan uang belasan juta tersebut.

Awalnya tas itu akan diberikan kepada salah satu asisten yang baru saja berulang tahun. Namun, bukanya mendapatkan tas yang sesuai diinginkan, justru malah ditipu dengan alasan modus bea cukai. Padahal Depe membeli tas tersebut masih di Indonesia bukan di luar negeri.

"Kalau aku ya udahlah. Maksudnya, anggap saja itu sedekah biarkan Tuhan yang membalas," kata Dewi Persik dalam unggahan akun Instagram-nya. "Takutnya orang lain apalagi lagi pandemi seperti ini tiba-tiba ditipu kan kasihan," ujarnya, Rabu (14/4/2021).

"16 juta itu bukan uang yang kecil ya," imbuh mantan istri Saiful Jamil ini. "Tapi gapapa untungnya aku yang ditipu. Kalau orang lain gimana? Kan bisa nangis itu. Ya tau sendiri lagi masa pandemi gini."

Menanggapi kasus tersebut, Dewi Persik lewat unggahannya ikut menuliskan secara nama akun penjual tas yang telah menipunya. Tak hanya itu saja, Dewi Persik juga ikut menyertakan nomor rekening si penipu seolah ingin agar bisa segera dibekukan dan agar masyarakat tidak terkena penipuan selanjutnya.

"Hati2 banyak penipuan gaes," tulis Dewi Persik sebagai keterangan unggahannya. "Sama akun ini @meybags.branded report rame2 yaa dengan modus bea cukai. No rek HENDRIK FIRDIANSYAH BCA 3410723220 no tlp 082349421260 kode Bank 014."

Dewi Persik juga meminta bantuan akun gosip. Ia meminta agar akun-akun gosip ikut menyebarkan berita tak mengenakan yang menimpa dirinya tersebut.

"Tolong buat akun2 gosip informasikan ini," pungkas Dewi Persik. "Yahh anggaplah ibadah supaya yg lain gak tertipu say. Ingat, modesnya bea cukai.

Selain itu, Dewi Persik juga meminta masyarakat untuk berhati-hati saat membeli barang apapun di online shop, dll. Untuk selalu memeriksa terlebih dahulu, apalagi di masa pandemi semua perekonomian sedang turun. dsy/re

 

Berita Terbaru

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang bertenaga nuklir dilaporkan telah tiba di area Teluk Souda, yang berada di…

Nasionalismenya Luntur 

Nasionalismenya Luntur 

Selasa, 24 Feb 2026 19:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, alias DS selama sepekan ini…

Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB

Massa Tuntut Segera Realisasikan KDMP di Kabupaten Kediri   SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Aksi damai yang digelar massa gabungan sejumlah lembaga swadaya …