Pemkab Diminta Serius untuk Tingkatkan PAD Kabupaten Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dulsiam Ketua Panitia Pansus DPRD  Kab. Sumenep. SP/Ainur Rohman
Dulsiam Ketua Panitia Pansus DPRD  Kab. Sumenep. SP/Ainur Rohman

i

 

SURABAYAPAGI.COM,  Sumenep - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta eksekutif untuk lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan pendapatan daerah setempat.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumenep, Dul Siam, mengatakan pada rapat paripurna LKPJ Bupati Sumenep tahun anggaran 2020 tentang pendapatan daerah (PAD) telah tercapai 100,85%. Jadi data yang tercantum dalam LKPJ Bupati Sumenep akhir tahun Anggaran 2020, tertulis bahwa presentase peningkatan PAD 2020 didukung oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang mencapai 15.06%.

Namun kata Dulsiam, “Ketika kami tahu apa saja komponen PAD di tahun 2020 itu, yang masih bertumpu pada pajak dan bagi hasil, maka kegembiraan itu pelan-pelan berkurang,” jelasnya, Rabu (21/4).

Selain itu, kata dia, “Pansus LKPJ yang sebelumnya telah berulang-ulang dan sumber-sumber PAD-nya tidak mengalami kemajuan, maka harapannya agar ditingkatkan untuk lebih kreatif dan inovatif lagi untuk memberdayakan segala potensi sumber daya alam yang dimiliki Kota Kab. Sumenep” ujarnya

Sebab itu lanjut Dulsiam, dilaksanakannya Pansus kemarin di Gedung DPRD kab. Sumenep, tujuannya DPRD meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru untuk mengulangi permintaan yang sama, yakni agar Pemkab Sumenep benar-benar membangun semangat dan langkah-langkah kreatif serta inovatif.

“Hal itu, supaya pemerintah (Pemkab) Sumenep lebih memberdayakan potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Sumenep untuk menumbuhkembangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga cita-cita mulia untuk mandiri akan lebih mudah diraih,” jelasnya

Dikatakan Dulsiam, PAD di Kab. Sumenep setidaknya harus benar-benar duperhatikan, agar bisa mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat, tentu dalam hal ini menjadi tugas semua, khususnya legislatif dan eksekutif. AR

 

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…