Patungan untuk Beli Sabu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Ferry Fadly Bin Romli mendengarkan keterangan saksi dari kepolisian di Pengadilan Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Rabu (21/4). SP/Patrik Cahyo 
Terdakwa Ferry Fadly Bin Romli mendengarkan keterangan saksi dari kepolisian di Pengadilan Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Rabu (21/4). SP/Patrik Cahyo 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Perkara pengedaran narkotika seberat 5 gram, terdakwa Ferry Fadly Bin Romli (32) warga Wonorejo 3 /44 RT 06 / RW 05 Wonorejo, Tegalsari, Surabaya menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

JPU Deddy Arisandi  membacakan surat dakwaan bahwa terdakwa Ferry Fadly Bin Romli bersama dengan Heru (DPO) pada hari Senin (28/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB bertempat di Rabesan, Bangkalan, Madura, berdasarkan Pasal 84 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)melakukan percobaan atau permufakatan jahat, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I.

“Terdakwa bersama dengan Heru (DPO) melakukan pembelian narkotika jenis sabu kepada Mat (DPO) sebanyak 1 (satu) bungkus plastik berisi serbuk putih seberat ±5 (lima) gram dengan harga Rp. 4.000.000 secara patungan masing-masing Rp. 2.000.000,”ungkapnya.

Perbuatan tersebut diakui oleh terdakwa saat mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy. “ Benar pak, saya menyesali perbuatan dan tidak akan mengulangi perbuatan haram lagi,”ucap terdakwa.

Kemudian oleh Heru (DPO) dibagi ke dalam 2 (dua) bungkus plastik berisi 22 (dua puluh dua) poket plastic kecil, yang sebagian sudah dijual oleh Heru (DPO), sisanya diserahkan kepada terdakwa agar menjual barang yang rencana 1 (satu) bungkus plastic berisi 4 (empat) poket klip dengan harga Rp. 600.000.

Sedangkan 1 (satu) bungkus plastic berisi 18 (delapan belas) poket klip dijual dengan harga Rp. 150.000,- untuk 1 (satu) poket, dari penjualan tersebut terdakwa dan HERU (DPO) mengambil keuntungan sebesar Rp. 50.000 untuk poketan kecil seharga Rp. 150.000 dan keuntungan Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk poketan dengan berat ½ (setengah) gram.

Bahwa sebelumnya pada tanggal 28 Desember 2020 sekira pukul 19.00 WIB bertempat di Jl. Banyu Urip, terdakwa melakukan pembelian barang berupa pil warna hijau narkotika jenis ekstasi sebanyak 2 (dua) butir dengan harga sebesar Rp. 800.000 dari Wayan (DPO)  yang rencana dikonsumsi oleh terdakwa dan Heru (DPO).

Saksi penangkapan dilakukan oleh Ahmad Yakub dan Sutrisno menangkap terdakwa di tempat kos Heru di Jalan Wonorejo 3/63 – C Wonorejo Tegalsari Surabaya. “Kami bersama tim melakukan penangkapan terhadap terdakwa pada tanggal 30 Desember 2020. Saksi Aris Munandar (berkas terpisah), dan saksi Herdiana Bin Hermawan di tempat kos,”ucap Ahmad saat memberikan keterangan di Ruang Candra 2.

Setelah penggeledahan ditemukan barang bukti di dalam tas pinggang doreng QUICKSILVER milik terdakwa berupa dua bungkus klip plastic berisi 4klip plastic isi Kristal warna putih dengan berat keseluruhan ±3,6 (tiga koma enam) gram beserta bungkusnya.

Selain itu, 1 bungkus plastik berisi 12 klip plastic berisi Kristal warna putih dengan berat keseluruhan ±4,9 gram beserta bungkusnya, yang diakui milik terdakwa bersama dengan Heru (DPO), 1 butir pil warna hijau dengan logo mahkota yang diduga narkotika jenis ekstasi yang diakui milik terdakwa.

Terdakwa tidak mengakui barang alat hisap sabu, 1 buah tas kecil warna biru berisi 1 buah pipet kaca bekas pakai berisi kerak yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat ±1,9 gram beserta pipetnya, 2 buah sedotan sekrup, 2 buah alat hisap sabu, 2 buah korek api gas, dan 2 buah bendel klip kosong yang diakui milik saksi Aris Munandar (berkas terpisah).

Majelis Hakim menyampaikan bahwa sidang akan digelar minggu depan dengan menghadirkan saksi keterangan Aris (Berkas terpisah) karena terdakwa tidak memiliki alat hisap seperti pengakuan dari saksi penangkapan. Pat

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…