Larangan Mudik Diberlakukan, Penumpang KAI Terjadi Kepadatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang menaiki kereta api Jayakarta jurusan Surabaya Gubeng - Banyuwangi di Stasiun Gubeng, Kota Surabaya. SP/ Patrik Cahyo
Penumpang menaiki kereta api Jayakarta jurusan Surabaya Gubeng - Banyuwangi di Stasiun Gubeng, Kota Surabaya. SP/ Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pergerakan calon penumpang yang melakukan perjalanan Kereta Api terlihat di Stasiun Gubeng mulai mengalami kepadatan, beberapa calon penumpang sudah membawa barang bawaannya untuk meninggalkan Kota Surabaya.

Karsiem salah satu penumpang kereta api Jayabaya mengatakan bahwa terkait dengan larangan mudik lebaran 1442 Hijriah merasa bingung. “Ini Tujuan ke Jawa Tengah mas. Tahu sih larangan Pemerintah, tetapi gonta ganti kebijakan kan jadi binggung, akhirnya saya memilih mudik duluan daripada tidak bisa balik kampung,”ucapnya, Senin (26/4/2021).

Ia menambahkan kebijakan membuat masyarakat bingung, terkait dengan persyaratan perjalanan kereta api masih menggunakan tes genose. “Untuk persyaratan perjalanan kereta api masih menggunakan tes Genose belum ada penambahan persyaratan lagi,”imbuhnya.

Pantauan wartawan Surabaya Pagi, terlihat ada kepadatan penumpang kereta api dari hari biasanya, hampir penuh ruang tunggu yang berada di stasiun Gubeng. Apalagi ruang tempat penyimpanan di dalam kereta api terlihat penuh dengan barang.

Sementara itu, Agustin calon penumpang yang akan melakukan perjalanan jarak jauh ke Tegal di Stasiun Surabaya Pasar Turi melakukan mudik lebih awal dikarenakan adanya larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah yang ditetapkan pemerintah dari tanggal 22 april – 17 mei 2021.

“Ini mau mudik ke Tegal mas. Karena tahu ada larangan mudik yang diterapkan pemerintah terus ini lebih baik memesan tiket jarak seminggu,”ucapnya.

Seperti sekarang, saya tidak ada rencana pulang, tapi karena dadakan saya harus pulang. Saya juga berfikir ketika dijalan membawa virus ini atau tidak, karena kan orang tua saya juga sudah tua. Ini saya juga menjaga orang tua dan diri saya sendiri,”imbuhnya.

Menganggapi kebijakan pemerintah yang gonta ganti kebijkan yang awalnya larangan mudik tanggal 6 -17 mei 2021 dan diperpanjang dari tanggal 22 April hingga 17 mei tersebut menjadi binggung.

“Ia sebenarnya bingung mas, kalo bisa ya yang pasti kalo membuat kebijakan. Gini kan rakyat jadi bingung terkait dengan larangan mudik,”pungkasnya. Pa

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …