Jelang Larangan Mudik, Arus Penumpang Kereta dan Bus Masih Normal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H-3 menjelang larangan mudik tidak ada lonjakan penumpang pada arus penumpang kereta api dan bus dari dan menuju Surabaya. SP/PATRICK
H-3 menjelang larangan mudik tidak ada lonjakan penumpang pada arus penumpang kereta api dan bus dari dan menuju Surabaya. SP/PATRICK

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Arus penumpang kereta api dan bus dari dan menuju Surabaya masih normal dan tidak ada peningkatan, meski pemerintah telah menetapkan kebijakan larangan mudik yang berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

H-3 menjelang larangan mudik, di Terminal Purabaya, Surabaya contohnya, tidak ada lonjakan penumpang. Pengelola terminal juga telah menetapkan, mulai 6 Mei bus AKDP dan AKAP dilarang beroperasi 

Kepala UID Terminal Purabaya, Imam Hidayat mengatakan, kondisi penumpang di terminal terbesar di Jawa Timur (Jatim) masih lengang. "Kondisi terminal cenderung sepi. Sekarang ini bus masih beroperasi. Pelarangan operasi mulai 6 hingga 17 Mei untuk bus AKAP dan AKDP," ujarnya dikonfirmasi, Senin (3/5). 

Begitu pun pergerakan penumpang di stasiun-stasiun di Kota Pahlawan yang juga masih sepi. Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menegaskan, volume penumpang di stasiun-stasiun dalam naungan Daop 8 masih normal. Belum ada lonjakan penumpang yang signifikan. "Hari ini sekitar 11.429 penumpang dan itu normal," kata dia. 

Terkait operasional kereta api, Luqman menegaskan, penjualan tiket kereta api jarak jauh terakhir pada 5 Mei. Sebab, kereta api jarak jauh benar-benar tidak beroperasi pada 6 hingha 17 Mei. Operasional dibuka lagi pada 18 Mei. Sedangkan kereta api lokal, masih akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. 

Namun ada sejumlah catatan dari PT KAI. Bagi penumpang kereta api jarak jauh periode 24 April-5 Mei dan 18-24 Mei, tes Covid-19 berupa rapid test, rapid antigen, GeNose C19 dan swab PCR hanya berlaku 1x24 Jam sebelum keberangkatan. "PT KAI mendukung seluruh upaya pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 khususnya di transportasi publik," ujar Luqman.

Selain itu, para petugas juga tetap mengarahkan para penumpang untuk menjaga protokol kesehatan. Para penumpang yang tak memakai masker juga diberikan peringatan keras dan dilarang untuk masuk ke kawasan terminal atau stasiun. re/na

Berita Terbaru

Bantah Pertalite Langka, Pemkab Pastikan Stok BBM di SPBU Lumajang Aman

Bantah Pertalite Langka, Pemkab Pastikan Stok BBM di SPBU Lumajang Aman

Selasa, 08 Sep 2026 13:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti terkait isu yang menyebar adanya kelangkaan BBM jenis Pertalite, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dengan…

Harga Bawang Merah Nganjuk Anjlok Jadi Rp14.000 per Kg Masuki Panen Raya

Harga Bawang Merah Nganjuk Anjlok Jadi Rp14.000 per Kg Masuki Panen Raya

Selasa, 08 Sep 2026 13:31 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Memasuki puncak panen raya, harga bawang merah di tingkat petani di Desa Sumberejo, Nganjuk, Jawa Timur mengalami penurunan.…

Pertamina Sanksi 237 SPBU di Jatimbalinus, Jaga BBM Subsidi Tepat Sasaran

Pertamina Sanksi 237 SPBU di Jatimbalinus, Jaga BBM Subsidi Tepat Sasaran

Selasa, 08 Sep 2026 13:27 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bagi masyarakat, SPBU bukan sekadar tempat mengisi bahan bakar. Di sana, kebutuhan energi sehari-hari bertemu dengan aturan agar BBM…

Jadi Akses Utama Warga, Pemkab Tulungagung Percepat Penanganan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo

Jadi Akses Utama Warga, Pemkab Tulungagung Percepat Penanganan Jalan Lingkar Waduk Wonorejo

Selasa, 08 Sep 2026 13:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti akses utama mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Terus Merugi, Petani di Bojonegoro Was-was Harga Kacang Hijau Anjlok

Terus Merugi, Petani di Bojonegoro Was-was Harga Kacang Hijau Anjlok

Selasa, 08 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melihat harga jual kacang hijau saat ini dinilai tidak lagi sesuai dengan harapan dan berpotensi membuat petani mengalami…

Kejar Target Rp144 Miliar, Bapenda Madiun Tambah Intensitas Pelayanan PBB

Kejar Target Rp144 Miliar, Bapenda Madiun Tambah Intensitas Pelayanan PBB

Selasa, 08 Sep 2026 13:11 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 13:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Target penerimaan pajak bumi bangunan (PBB) Kota Madiun tahun 2026 belum sepenuhnya tercapai. Hingga September realisasi baru m…