SMPN 6 Surabaya Simulasikan Prokes Guna Sambut PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah Guru dan Murid menggelar simulasi tatap muka (PTM) dengan menerapkan Prokes di sekolah SMPN 6 Surabaya, Senin (3/5/2021).  SP/ARLANA
Sejumlah Guru dan Murid menggelar simulasi tatap muka (PTM) dengan menerapkan Prokes di sekolah SMPN 6 Surabaya, Senin (3/5/2021).  SP/ARLANA

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya akan dilangsungkan pada tahun ajaran baru. Sejumlah guru dan tenaga pendidik di SMP Negeri 6 Surabaya menggelar simulasi PTM.

SMP Negeri 6 mendapatkan lampu hijau dari Dinas Pendidikan untuk mengadakan simulasi PTM karena kesiapan sekolah tersebut untuk menyongsong tahun ajaran baru. Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMPN 6 Ahmad Sya’roni bersama sejumlah guru meninjau langsung jalannya simulasi.

“Sementara ini kami menggunakan para guru-guru untuk menjadi siswa-siswi. Kami ingin memastikan keamanan dan kesiapan pelaksanaan PTM nantinya,” ujar Ahmad Sya’roni, Senin (3/5/2021).

Rangkaian simulasi ini dilakukan dari menyisir gerbang pintu sekolah hingga masuk ke kelas guna menerapkan prokes ketat. Di antaranya jaga jarak antar siswa, pengecekan suhu tubuh saat di gerbang, cuci tangan di wash station, hingga penggunaan hand sanitizer sebelum masuk ke kelas dan tak luput juga sepatu siswa ikut disemprot dengan disinfektan.

“Kelas nantinya akan diisi maksimal 16 orang siswa. Sebelum masuk ke dalam kelas sepatu siswa dilepas. Sehingga kelas akan tetap aman dan steril,” tuturnya.

Pada tahun ajaran baru nanti, SMPN 6 akan menerapkan sistem pembelajaran hybrid. Artinya, bagi orang tua yang tidak mengijinkan anaknya untuk PTM bisa mengikuti kelas online dari rumah. Sementara sisanya bisa langsung mengikuti PTM.

“Pembelajaran tetap berlangsung serentak baik yang di kelas maupun yang di rumah. Sehingga guru tidak kelelahan harus mengajar dua kali. Diharapkan dengan hybrid learning yang sudah kami terapkan sejak lama ini memberikan pembelajaran yang maksimal,” pungkas Sya’roni. By

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…