Depresi Lonjakan Covid-19, Dokter Muda di India Bunuh Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr. Vivek Rai. SP/ IND
Dr. Vivek Rai. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Negara India tengah berduka sedalam-dalamnya akibat kasus Covid-19 yang kian memburuk dan mewabah. Bahkan sebanyak 3.689 orang meninggal terkait Covid-19 dalam tempo sehari. Itu adalah rekor kematian tertinggi sejak pandemi dimulai.

Bahkan yang membuat merinding adalah salah satu Dokter muda di India, dr. Vivek Rai yang bertugas di rumah sakit swasta di New Delhi, India, akhirnya memilih bunuh diri setelah mengalami depresi setelah menangani 7-8 pasien kritis setiap hari di rumah sakit.

Jumlah pasien positif Covid-19 yang semakin bertambah membuat banyak tenaga medis di India kewalahan dan stres berat.

Kabar kematian sang dokter kemudian dikabarkan oleh mantan kepala Asosiasi Medis India (IMA) Dr. Ravi Wankhedkar lewat akun Twitter miliknya.

"Dia adalah seorang dokter yang sangat brilian dari Gorakhpur (Uttar, Pradesh) dan membantu menyelamatkan ratusan nyawa selama pandemi," kata Dr. Ravi, Selasa (4/5/2021).

Menurut Dr. Ravi, kematian dokter muda ini adalah dampak dari sistem penanganan Covid-19 yang buruk. "Hal ini menjadi fokus ketegangan emosional yang luar biasa saat mengelola krisis Covid. Kematian seorang dokter muda ini tidak lain adalah pembunuhan oleh 'sistem' yang telah menciptakan frustrasi terhadap kekurangan fasilitas perawatan kesehatan dasar."

Polisi di Malviya Nagar, New Delhi selatan mengatakan dokter tersebut meninggalkan catatan bunuh diri. Namun tak dijelaskan bagaimana ia mengakhiri hidupnya. Kematian Dr. Vivek Rai pastinya meninggalkan duka mendalam bagi istrinya yang sedang hamil dua bulan.

Total kasus Covid-19 mencapai 19.919.715 karena ada tambahan 370.059 kasus baru. Angka kasus itu menjadikan India sebagai negara dengan kasus Covid-19 terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS) yang mencatatkan jumlah kasus 33.179.285.

Semakin banyaknya orang kremasi karena Covid-19 ini, India bahkan sampai menggunakan krematorium anjing untuk manusia yang meninggal terkait Covid-19 karena Delhi terus kehabisan ruang untuk kremasi.

Upaya besar internasional sedang dilakukan untuk mengirimkan oksigen yang sangat dibutuhkan ke kota-kota di sekitar India di mana kasus virus corona telah meroket ke titik di mana orang yang terinfeksi, termasuk bayi, meninggal saat menunggu perawatan di luar rumah sakit.

“Orang-orang terkadang sekarat di depan rumah sakit. Mereka tidak memiliki oksigen lagi. Kadang-kadang (mereka sekarat) di dalam mobil mereka," kata duta besar Jerman untuk India, Walter Lindner, yang berbicara ketika 120 ventilator tiba Sabtu malam.

Sekelompok dokter Inggris juga melakukan intervensi mereka sendiri dengan menawarkan telemedicine jarak jauh dari Inggris untuk menghilangkan tekanan dari rekan-rekan India mereka dan memungkinkan mereka berkonsentrasi pada pasien Covid. Dsy5

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…