Tinjau Asrama Haji, Khofifah Pastikan PMI Dapat Layanan Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan dan menyapa Pekerja Imigran Indonesia di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (5/5/2021). Sp/Arlana
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan dan menyapa Pekerja Imigran Indonesia di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (5/5/2021). Sp/Arlana

i

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan rapat koordinasi (rakor) mengenai pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Asrama Haji. Ikut dalam rakor terebut Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kepala Dinas Kesehatan Jatim Herlin, Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono, Kepala Disnaker Jatim Himawan Estu dan Kalaksa BPBD Jatim Januar R.

Usai rakor Gubernur Khofifah langsung melakukan peninjauan ke tempat karantina PMI dan berdialog langsung dengan pekerja migran tersebut. Khofifah mengatakan kepada awak media bahwa sejak tanggal 28 April lalu Pemprov Jatim menggunakan asrama Haji untuk memberikan ruang bagi tamu-tamu Jawa Timur bahkan ada yang dari luar Jawa Timur.

“Kita akan memberikan equal treatment (penanganan yang sama) dari proses penyiapan kamar dan logistiknya maupun layanan kesehatannya. Sejak dari tanggal 28 April hingga 3 Mei lalu yang terkonfirmasi ada 4092 orang dan dari jumlah itu yang terkonfirmasi positif ada 35 orang, dan yang positif itu dirawat di RS Darurat Lapangan Jalan Indrapura,” kata Khofifah Rabu (5/5/2021).

Lebih lanjut Khofifah juga menambahkan bahwa Pemprov akan memeriksa jika PMI itu CT (Cycle Threshold) nya di bawah 25 maka akan dilakukan sequencing. “Ini yang ingin kita pastikan bahwa saudara-saudara kita yang kini menjadi tamu kita yang dikarantina di Asrama Haji akan pulang dalam keadaan sehat, keluarganya juga sehat,” jelas Gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Kenapa dilakukan Sequencing, menurut Gubernur Pemprov Jatim akan sama-sama melakukan langkah-langkah antisipatif dan mitigasi. “Kemungkinan adanya varian-varian baru Covid-19 ini yang perlu dilakukan langkah antisipasi,” jelasnya.

Gubernur Khofifah juga mengabarkan bahwa ada diantara PMI tersebut yang seharusnya diberi pelayanan kesehatan di Asrama Haji akibat terkena stroke dan juga kanker. Akan tetapi karena sudah ingin bertemu keluarga maka mereka pulang. “Saya pastikan kalau ada yang membutuhkan perawatan yang khusus di Rumah Sakit milik Pemprov maka seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemprov Jatim,” papar Khofifah.

Makanya Khofifah berharap jika ada PMI atau keluarganya akan diberikan prioritas untuk mendapatkan layanan kesehatan. “Namun banyak yang memilih untuk kembali ke daerah asal, maka dari itu saya minta ke Ibu Dinkes Provinsi untuk mengkoordinasikan dengan Dinkes Kabupaten Kota supaya layanan kesehatan lanjutan bisa segera dilaksanakan secara free atau gratis,” lanjutnya.

Kemudian PMI yang sudah diizinkan pulang maka akan dijemput dari Kabupaten Kota dimana mereka berasal. Khofifah juga memastikan bahwa aka nada unsur TNI/Polri dan Dishub serta Disnaker Kabupaten Kota. “Ini untuk memberikan kepastian bahwa mereka aman terkawal, karena disini (Asrama Haji) Swab merekam Negatif dan SOPnya swap harus 2 kali, jadi dari sini sampai 2 hari kami minta swab kedua dilakukan oleh Kabupaten Kota,” pinta Khofifah.

Oleh karena itu Gubernur Khofifah menyampaikan kepada Bupati Walikota minta sampai dengan Swab kedua di Kabupaten Kota tetap negatif. “Ini penting untuk menjaga keamanan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat,” jelasnya lagi.

Kemudian untuk PMI yang berasal dari luar provinsi seperti dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan juga Lombok Nusa Tenggara Barat jika ada yang bisa ditempuh melalui jalur darat maka Khofifah minta kepada Dinkes Jatim untuk memberikan surat keterangan bahwa PMI sudah menjalani Swab dan negatif.

“Untuk swab kedua kami menyerahkan ke Kabupaten Kota dan Provinsi darimana mereka berasal, kemudian juga untuk Dishub saya minta juga memberikan surat keterangan karena mulai besok Kamis (6/5/2021) sudah ada larangan mudik,” ujar orang nomor satu di Jatim ini.

Hal ini dilakukan supaya perjalanan para PMI tersebut kembali ke daerah masing-masing semuanya bisa terlindungi. Khofifah juga menyebut bahwa PMI bukanlah pemudik akan tetapi yang sudah habis masa kontraknya. “Akan berbeda jika PMI habis masa kontraknya kemudian masih tinggal di negara lain menjadi over stayers, beda lagi nanti, untuk itu kami minta Dishub memberikan surat perjalanan bagi mereka supaya semua lancar, aman dan semua bisa terproteksi,” pungas Khofifah. By

Berita Terbaru

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…