Covid-19, Ekonomi Desa Harus Bangkit Melalui BUMDes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Yes saat menunjukan hasil produk warga desa di wilayah Kecamatan Pucuk. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Yes saat menunjukan hasil produk warga desa di wilayah Kecamatan Pucuk. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski kondisi covid-19 masih belum juga hilang, namun kebangkitan ekonomi desa jangan kendor dan harus terus bergerak, salah satunya melalui BUMDes, karena itu menjadi salah satu pilar kebangkitan ekonomi.

Hal itu disampaikan oleh Yuhronur Efendi, saat meresmikan Gedung BUMDes Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan belum lama ini.

Menurutnya saat ini terdapat dua hal yang harus dihadapi yakni pandemi Covid 19 dan turunnya pertumbuhan ekonomi. Karena menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan sebelumnya mencapai 5,5�n saat pandemi turun menjadi -2,65%. 

"Hal tersebut membuat kita harus berusaha menggeliatkan perekonomian khususnya industri kecil menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya melalui BUMDes” ungkap Bupati Yes.

Bupati Yes juga mengungkapkan bahwa BUMDes mempunyai peran sebagai fasilitasi pemasaran produk hasil IKM dan UMKM, berperan penting dalam perputaran uang masyarakat yang selanjutnya melalui multiplier effectnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi.

Oleh karenanya bupati juga selalu mendukung kegiatan ini sebagai salah satu solusi menggairahkan perekonomian Kabupaten Lamongan. Dan pada kesempatan yang sama bupati selalu berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap melaksanakan protokol Kesehatan, dan patuh pada himbauan pemerintah pusat untuk tidak melakukan mudik lebaran.

“Kabupaten Lamongan telah masuk zona kuning meskipun begitu protokol Kesehatan harus tetap dilaksanakan jangan sampai momen lebaran membuat kita lengah karena Covid 19 masih ada,” Harap Bupati Yes.

Setelah meresmikan Gedung BUMDes Kecamatan Pucuk, Bupati YES bergeser ke Kecamatan Solokuro untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar. jir

 

Berita Terbaru

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Oleh: Lansia 70 Tahun, yang Muak Lihat Hukum Diobral 1 .PEMBUKA: SIAPA ITU “HO- PENG”?* Dalam bahasa jalanan “hoping” itu calo. Calo tilang. Calo perkara. Calo…

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…