Penyandang Tunanetra yang Hafalkan 14 Juz Al-Quran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Misiran saat melafalkan ayat suci Al-Quran. SP/ KDR
Misiran saat melafalkan ayat suci Al-Quran. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Misiran yang merupakan penyandang tunanetra tak pantang menyerah untuk menghafal Alquran. Dirinya sudah belajar sejak usia 20 tahun, kini dia berhasil menyandang predikat hafiz. Ia menggunakan talking pen yang merupakan satu paket dengan Alquran khusus penyandang tunanetra tersebut.

Talking pen memang jadi alat penting bagi Misiran untuk menghafal Alquran. Lewat alat itu, dia belajar membaca per surat. Jika di tengah-tengah dia lupa hafalannya, mau tak mau harus mengulang lagi dari awal.

Dengan tekad yang kuat, Misiran sudah membuktikan jika keterbatasan fisiknya tidak menjadi hambatan. Dia bisa menghafal Alquran setelah belajar lebih dari 15 tahun. “Saya sudah mondok di sini sejak umur 17 tahun. Saya lupa persisnya (umur saat mondok, Red),” lanjutnya, Senin (10/5/2021).

Bermukim di pondok membuatnya semakin kepincut dengan Alquran. Terutama, setelah dia rutin mendengar lantunan ayat suci yang lembut setiap harinya. Meski sudah muncul niat untuk menghadal Alquran, dia tidak bisa langsung belajar menghafal. Sebab, saat itu belum ada Alquran braile.

Menginjak usia 20 tahun, barulah dia belajar menghafal Alquran. Awalnya, dia belajar menghafal dengan mendengarkan teman-temannya membaca Alquran. Selain menyimak lantunan ayat suci secara langsung, dia juga belajar dari lantunan talking pen atau pena elektronik.

Setelah benar-benar menghafal surat dalam Alquran, dia lantas setoran ke pengurus pondok. Terutama untuk memastikan benar atau tidaknya hafalannya. Demikian juga dengan tajwid-nya.

Misiran mempunyai dua Alquran braile lengkap dengan talking pen-nya. Alquran braile pertama didapatnya dari almarhum Syekh Ali Jaber saat bertemu di Surabaya tahun 2014 silam.  Kemudian, Alquran braile kedua didapat dari pertemuan tunanetra se-Jawa Timur di Jember pada 2019 lalu.

Untuk belajar menghafal tiap ayat, Misiran hanya bisa melakukan dengan aplikasi di ponsel. Tetapi, hal itu sulit dilakukan karena dia mengaku kesulitan mengoperasikan gawai. “Sekarang saya sudah hafal 14 jus. Masih harus terus belajar biar hafal semua,” uirainya senang.

Momen Ramadan jadi waktu yang berharga baginya. Jika hari biasa dia hanya mengaji dua kali sehari, saat bulan puasa bisa memiliki lebih banyak waktu. Dalam sehari dia bisa empat hingga lima kali belajar menghafal Alquran. Selain di musala, tempat favoritnya untuk belajar adalah di kamar.

Sementara itu, semangat Misiran dalam menghafal Alquran diapresiasi oleh santri dan pengurus pondok. Ridhoi, salah satu pengurus pondok mengaku sering mendampingi Misiran dalam menghafal. Dsy11

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…