Meski Dibatasi, TPU Keputih Dipadati Peziarah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satu keluarga tampak berziarah di Makam Keputih.
Satu keluarga tampak berziarah di Makam Keputih.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tradisi ziarah kubur pada Lebaran Idul Fitri moment yang ditunggu – tunggu bagi umat muslim mendoakan keluarga yang sudah mendahului meninggal.

Hal ini sakral dilakukan demi menjaga tali silahturahmi secara spiritual dengan nenek moyang atau leluhurnya. Seperti salah satu peziarah yang ditemui di makam umum Keputih Surabaya.

Neni bersama kedua anaknya warga Simogunung Surabaya barat menyempatkan waktu untuk berkunjung dan mendoakan pada pusara orangtuanya.

“Baru sempat nyekar ke makam orangtua. Ini menjadi tradisi ziarah kubur setiap lebaran untuk mendoakan arwah orangtua serta bentuk menghormati leluhur,”ucapnya Neni, Senin (17/5).

Ia menambahkan tradisi nyekar dilakukan tidak bertepatan dengan hari H Lebaran dikarenakan masih was – was terhadap keramaian di TPU Keputih.

“Biasanya kan banyak ya mas, hari H Lebaran Idul Fitri. Masyarakat berbondong – bondong datang ke TPU untuk berdoa. Apalagi ini masih pandemi, takut dengan kerumunan orang,”ungkapnya.

"Saya mengajak kedua anak, untuk berziarah setelah usai lebaran biar agak aman. Dengar infonya kan tutup jadi cari amannya aja, baru sekarang mengunjungi makam. Sebenarnya setiap hari H lebaran langsung ziarah ke sini ini kan berbeda keadaannya,”tutupnya.

Pantauan dari Surabaya Pagi terlihat blok pemakaman Covid-19 terlihat sepi dari peziarah, justru yang masih intens pengunjung yang datang di makam umum.

Namun, makam covid-19 ada 1 orang yang berkunjung mendoakan makam kerabatnya. Selain itu, para perawat makam menyibukkan diri dengan merawat makam – makam yang ada di TPU Keputih.

Perawat makam, Ridho mengatakan bahwa kunjungan ziarah ramai kemarin saat lebaran pertama banyak pengunjung yang datang ke makam Keputih. Meskipun ada pembatasan pengunjung yang masuk agar tetap kapasitas yang telah ditetapkan 30 persen peziarah.

“Ramai Lebaran pertama mas. Disusul lebaran kedua, sekarang pengunjung ke makam umum aja,”ungkapnya.

Pengelola makam Keputih menerapkan Protokol Kesehatan 3 M pada waktu lebaran pertama pasalnya pengunjung berdatangan. Meski demikian pengelola tetap mengingatkan pengunjung untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak guna menghindari penyebaran Virus covid-19.

“Iya kemarin (Lebaran pertama) petugas menggunakan pengeras suara untuk menaati protokol kesehatan di dalam makam. Demi kebaikan bersama biar tidak ada kasus covid melonjak lagi,”ungkapnya.

"Sekarang orang yang meninggal karena covid-19 bisa dihitung jari di TPU Keputih. Paling dalam 1 hari terdapat 3-4 orang yang meninggal,”pungkasnya.

Selain itu, berkah bagi para penjual bunga yang digunakan berziarah. Pedagang mengaku hari pertama Lebaran. Penjualan bunga bisa laku sekitar 200 paket bunga tabur, pada hari kedua bertahan di kisaran 100 paket terjual. Patrik Cahyo

Tag :

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…