Ayam Potong Naik Hingga Rp 50 Ribu, Kini Harga Sudah Normal Kembali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Satgas Pangan Polda Jatim Kombes Pol Farman bersama tim usai melakukan sidak di Pasar Tambakrejo beberapa waktu lalu, Selasa (18/5/2021)
Ketua Satgas Pangan Polda Jatim Kombes Pol Farman bersama tim usai melakukan sidak di Pasar Tambakrejo beberapa waktu lalu, Selasa (18/5/2021)

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa bahan makanan di Surabaya pasca lebaran IdulFitri 1442 Hijrah, mengalami kenaikan. Seperti daging ayam di wilayah Surabaya dan Sidoarjo mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Namun, kini harga ayam tersebut telah kembali normal. Salah satu ibu rumah tangga, Asfiani,65, mengaku kaget saat membeli ayam dengan harga Rp 50 ribu. Ani, sapaan akrabnya mengatakan dirinya hendak membeli ayam untuk opor.

"Sabtu kemarin saya beli ayam di pasar sampai Rp 50 ribu. Tapi tadi pagi beli lagi sudah turun jadi Rp 38 ribu," kata Ani di Surabaya, Rabu (19/5/2021).

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Polda Jatim Kombes Farman mengakui memang sempat ada kenaikan harga ayam di Surabaya dan sekitarnya. Farman menyebut penyebab utama kenaikan harga ayam potong yakni tingginya permintaan dibanding dengan suplai ayam potong.

"Lalu, selama libur hari Raya Idul Fitri, banyak pekerja perusahaan pemotongan ayam yang diliburkan atau libur bergilir. Termasuk para masyarakat yang menyuplai ayam potong di pasar tradisional maupun para pekerjanya juga libur walaupun ada yang mau bekerja tetapi mereka minta upah dua kali lipat dari harga normal," paparnya.

Selain itu, Farman mengatakan kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat mudik, membuat permintaan ayam ikut meningkat. "Ada fakta meningkatnya permintaan ayam potong untuk lebaran tahun ini karena ada kebijakan pemerintah larangan mudik. Lalu adanya kebijakan pemerintah untuk membatasi penangkaran ayam potong atau cutting HE 10 sampai 20%, sebagai respon jatuhnya harga ayam potong pada bulan Februari 2021," ungkap Farman.

"Tak hanya itu, kenaikan harga ayam potong juga karena beberapa bulan terakhir, karena terjadi cuaca ekstrim, banyak kandang ayam peternak tradisional yang rusak akibat hujan dan angin kencang," imbuhnya.

Farman menyebut anggota unit 3 Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim telah melaksanakan cek harga secara random di beberapa lokasi. Yakni di Pasar Wonokromo Surabaya dan Transmart Ngagel.

"Dari hasil interview pada pedagang ayam di Pasar Wonokromo didapat fakta harga ayam potong hari Jumat dan Sabtu tanggal 14 dan 15 Mei 2021 memang mencapai Rp 50 ribu per kilogram, lalu hari Minggu 16 Mei 2021 turun menjadi Rp 45 ribu dan Senin kembali turun menjadi Rp 40 ribu per kilogram," jelas Farman.

Sementara di Trans Mart Ngagel Surabaya, didapat fakta harga ayam potong stabil yaitu Rp 35 ribu per kilogram. "Fakta ini mengindikasikan seiring dengan pascalibur hari Raya Idul Fitri 1442, dengan kembalinya rutinitas masyarakat, harga ayam potong berangsur kembali normal," pungkasnya. nt

Berita Terbaru

Pemkab Banyuwangi Imbau ASN Gunakan Sepeda Kayuh hingga Ojol untuk Hemat BBM

Pemkab Banyuwangi Imbau ASN Gunakan Sepeda Kayuh hingga Ojol untuk Hemat BBM

Jumat, 27 Mar 2026 10:22 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) dampak dari ketidakpastian energi fosil akibat konflik di Timur…

Lewat ‘Gerebek TBC’, Dinkes Kota Madiun Tingkatkan Temuan Kasus Baru

Lewat ‘Gerebek TBC’, Dinkes Kota Madiun Tingkatkan Temuan Kasus Baru

Jumat, 27 Mar 2026 10:18 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan temuan kasus baru penyakit tuberkulosis (TBC) guna mengejar target Eliminasi TB Tahun 2030 sesuai yang…

Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat

Hemat BBM, Ning Ita Instruksikan Seluruh ASN Kota Mojokerto “Gowes” Setiap Hari Jumat

Jumat, 27 Mar 2026 10:13 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari  menghadirkan inovasi kreatif guna mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM).  Petinggi P…

Musim Giling 2026, PG Ngadirejo Kediri Targetkan Giling Tebu 10,6 Juta Kuintal

Musim Giling 2026, PG Ngadirejo Kediri Targetkan Giling Tebu 10,6 Juta Kuintal

Jumat, 27 Mar 2026 10:06 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki musim giling Tahun 2026, Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menargetkan mampu menggiling tebu sebanyak…

Syarat Gadai BPKB Mobil di SEVA, Alternatif Pinjaman Dana Tunai Tanpa Harus Jual Kendaraan

Syarat Gadai BPKB Mobil di SEVA, Alternatif Pinjaman Dana Tunai Tanpa Harus Jual Kendaraan

Kamis, 26 Mar 2026 21:25 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 21:25 WIB

Surabayapagi.com-Surabaya:  Kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang cepat dan aman terus meningkat, termasuk di kota-kota besar seperti Surabaya. …

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Jabatan Kabais Diserahkan ke Panglima TNI

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 18:58 WIB

Buntut Penyiraman air Keras yang Menimpa aktivis KontraS Andrie Yunus. Konon Korban Kerap Kritik UU TNI dan Perluasan Peran Militer di Ruang Sipil…