ODGJ dan Penyandang Disabilitas Masuk Prioritas Vaksinasi Tahap Ketiga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu penyandang disabilitas yang mulai divaksinasi Covid-19. SP/ JKT
Salah satu penyandang disabilitas yang mulai divaksinasi Covid-19. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat proses vaksinasi Covid-19 tahap ketiga. Salah satu kelompok yang akan diprioritaskan dalam tahap ini adalah disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi tahap ketiga menyasar kelompok masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi sebanyak 63,9 juta orang.

"Tentu yang ekonominya ke bawah, kemudian secara sosial ini juga kurang beruntung ini yang kita dahulukan, termasuk tadi kelompok-kelompok orang dengan disabilitas orang dengan gangguan jiwa," kata Nadia, Kamis (20/5/2021).

Menurut Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Palembang Mirza mengatakan penyandang disabilitas dan ODGJ menjadi prioritas vaksin sesuai arahan Kemenkes karena keduanya termasuk golongan rentan.

"Disabilitas dan ODGJ imunitasnya lebih rendah dibanding orang non-disabilitas dan non-ODGJ," ujarnya.

Nadia menjelaskan program ini awalnya memang ditargetkan berjalan pada April, namun akibat ketersediaan vaksin yang sempat terganggu imbas embargo vaksin India. Maka tahapan ketiga baru dimulai awal Mei ini di ibu kota.

Selain itu menurut Angkie, penyandang disabilitas pun juga perlu mendapatkan akses informasi yang valid, termasuk mengenai vaksinasi COVID-19.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, merek vaksin Covid-19 yang digunakan dalam vaksinasi tahap ketiga tidak jauh berbeda dari vaksinasi tahoap pertama dan kedua yaitu menggunakan vaksin Sinovac dan AstraZeneca. "Dan nanti di bulan Juni, Juli ada merek vaksin lain yaitu vaksin Novavax dan Pfizer," kata dia. 

Lebih lanjut, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menetapkan tiga kriteria prioritas vaksin. Pertama, tenaga kesehatan yang rentan terpapar dan menularkan virus corona.

Kedua, kelompok dengan potensi perburukan kondisi dan juga kematian tinggi yakni warga lanjut usia (lansia). Dan ketiga, kelompok pekerja sosial yang rentan terpapar covid-19, dalam hal ini adalah petugas pelayanan publik.

Kemenkes menargetkan sebanyak 181.554.465 warga Indonesia akan mendapat vaksin covid-19 yang terbagi menjadi empat tahapan. Pertama, menyasar sebanyak 1,4 juta tenaga kesehatan, kemudian tahap kedua secara paralel menyasar sebanyak 21,5 juta lansia dan 17,3 petugas pelayanan publik.

Kemudian tahap ketiga menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi sebanyak 63,9 juta orang. Dan tahap keempat menyasar sebanyak 77,4 juta orang yang merupakan masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin. Dsy6

Berita Terbaru

PC ISNU Lamongan Delegasikan 12 Kadernya Mengikuti MKISNU Tingkat Jatim di Kampus Unisda

PC ISNU Lamongan Delegasikan 12 Kadernya Mengikuti MKISNU Tingkat Jatim di Kampus Unisda

Minggu, 28 Jun 2026 09:11 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 09:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 12 kader Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Lamongan, berhasil menuntaskan Madrasah Kader yang…

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…