India Kian Memburuk, Kini Digemparkan Temuan Infeksi Jamur Putih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasien India yang terinfeksi jamur hitam menjalani perawatan di bangsal Mucormycosis. SP/ IND
Pasien India yang terinfeksi jamur hitam menjalani perawatan di bangsal Mucormycosis. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Tak lama setelah merebaknya kasus infeksi “jamur hitam,” kini India mulai digemparkan dengan adanya temuan kasus "jamur putih" yang mematikan. Terdapat empat laporan kasus mengenai jamur putih yang terdeteksi di sebuah perguruan tinggi kedokteran yang dikelola pemerintah di Patna, Ibu Kota negara bagian Bihar. Kawasan itu sendiri merupakan wilayah yang saat ini mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Kepala Mikrobiologi di Patna Medical College and Hospital (PMCH), Dr. SN Singh mengatakan bahwa keempat orang yang terinfeksi jamur putih ini menunjukkan gejala mirip virus corona namun belum ditemukan positif Covid-19 ketika dites.

Singh juga mengatakan pasien jamur putih mengalami kerusakan paru-paru mirip dengan kondisi yang biasanya disebabkan oleh infeksi Covid-19. “Setelah jamur putih terdeteksi, pasien diobati dengan obat antijamur dan kondisinya menunjukkan perbaikan,” kata Singh.

Infeksi jamur hitam, yang ditemukan di beberapa rumah sakit di Delhi dan Gujarat, dikatakan telah menyebabkan setidaknya delapan pasien kehilangan penglihatan mereka.

Infeksi jamur putih sejauh ini masih dapat ditangani dan tidak mengancam pasien jika cepat terditeksi. "Setelah jamur putih terdeteksi, pasien dirawat dengan obat antijamur dan sejak itu kondisinya membaik," ujar Dr SN Singh, kepala mikrobiologi di Patna Medical College and Hospital, Jumat (21/5/2021).

Dokter lain di rumah sakit mengatakan satu dari empat pasien mengalami penurunan saturasi oksigen hingga di bawah normal. Setelah pengobatan dengan obat antijamur, tingkat oksigen pasien pulih hingga 95 persen.

"Dia dinyatakan negatif Covid-19 tetapi paru-parunya terinfeksi. Oleh karena itu, seorang kerabat dekat mendekati kami dan membawanya ke rumah sakit. Kami melakukan beberapa tes dan mendeteksi jamur putih."

Saat ini, kasus baru yang disebut dengan jamur putih ini telah terdeteksi di Uttar Pradesh. “Jamur putih hanyalah mitos dan kesalahpahaman. Ini pada dasarnya adalah kandidiasis, infeksi jamur yang disebabkan oleh sejenis jamur yang disebut Candida. Itu adalah infeksi jamur yang paling umum, " kata spesialis penyakit menular, Dr Ishwar Gilada.

Sejumlah ahli juga mengatakan tak ada dasar laporan bahwa jamur putih lebih berbahaya dibandingkan jamur hitam atau mukormicosis. Dr Kapil Salgia seorang ahli paru di Rumah Sakit Bombay mengatakan jamur hitam jauh lebih berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan sinus, mata, otak dan perlu pembedahan ekstensif.

“Mucormycosis lebih berbahaya karena biasanya tidak ditemukan dalam sistem manusia, dan biasanya kami tidak melihat banyak kasus. Kandidiasis mudah didiagnosis dan mudah diobati. Sering kali, ini tidak mengancam nyawa, kecuali jika Anda melewatkan pengobatan atau gejala sama sekali dan itu menjadi invasif, "kata Dr Kapil Salgia. Dsy9

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…