Tingkatkan Imunitas Tubuh saat Pandemi

Dosen Asal Pare Ciptakan Nano Gold untuk Obat Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara penyuntikan cairan Nano Gold di Dusun Ketangi Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.
Acara penyuntikan cairan Nano Gold di Dusun Ketangi Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.

i

SURABAYAPAGI, Kediri - Seorang Dosen Unesa Surabaya bernama Dr. Titik Taufikurohmah berhasil membuat serum Nanogold bahan dasar kecantikan untuk pengobatan penambah imun tubuh.

Hal itu dilakukan untuk mendukung pengembangan bahan baku obat dalam negeri. Seperti yang dilakukan saat acara penyuntikan cairan Nano Gold di Dusun Ketangi Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.

Nampak para warga antusias berdatangan untuk mendapatkan dosis tersebut secara gratis. Kegiatan yang berbasis penelitian ini, dikembangkan Titik beserta dua peneliti lainnya yakni Dr. Djodjok Soepardjo dan Rusmini sebagai riset pengembangan di bidang kesehatan.

"Untuk tahun lalu, Nano Gold ini diminumkan dan Alhamdulillah masyarakat tidak mengalami sakit, tahun ini dikembangkan dengan cara disuntikkan langsung kepada masyarakat," kata Titik Taufikurohmah, saat ditemui di sela-sela acara, Sabtu (22/5/2021) siang.

Dosen Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu menjelaskan, proses injeksi langsung ini dimaksudkan karena lebih efektif dan hanya dibutuhkan sedikit cairan saja dibandingkan saat diminumkan.

"Sehingga kita bisa berbagi ke seluruh pelosok dan masyarakat luas," imbuhnya. Untuk dosis, dosen sekaligus Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unesa ini menuturkan jika setiap orang mempunyai takaran sendiri. Untuk orang dengan berat badan lebih akan dikasih dosis sebanyak 5 mili liter. Sedangkan untuk usia anak cukup dengan 3 mili liter.

"Tidak ada batasan usia, anak kecil, remaja dan lansia bisa ikut dalam suntik ini," jelasnya. Sedangkan untuk manfaat sendiri, Titik menjelaskan jika cairan ini bisa sebagai alat penyampai obat. Itu berarti cairan ini bisa sebagai penunjang dan meningkatkan efektivitas dari obat itu sendiri.

"Jadi obat apapun menjadi lebih berkhasiat karena meningkatkan serapan obat kepada orang, tidak akan bertentangan dengan obat apapun," jelasnya.

Tak hanya itu, selain bisa meningkatkan imun tubuh, menurut wanita 53 tahun itu, dalam penelitiannya menemukan fakta bahwa sebenarnya komponen nanogold dapat dimanfaatkan sebagai suplemen makanan, dan juga kosmetik.

Bahkan, Ia menyebut bahwa tak menutup kemungkinan nanogold bisa dimanfaatkan sebagai pangan di masa mendatang. Sedangkan pada lanjut usia (lansia) lebih kepada pengobatan rematik dan diabet karena dapat mengaktifkan sel beta pankreas yang berfungsi sebagai penurun kadar gula darah.

Disinggung mengenai efek samping setelah penyuntikan sendiri, alumni SMA Negeri 5 Surabaya ini menuturkan jika hanya kurang dari lima menit masyarakat akan mengalami rasa nyeri karena efek cairan yang menyebar dalam tubuh. Setelah itu tak akan terasa lagi.

"Tidak akan demam, mungkin kalau orang yang tidak biasa disuntik akan merasa sakit, tapi itu hanya sementara," akunya.

Titik berharap, ke depan terobosan ini akan bisa menyasar kepada masyarakat luas tak hanya di Kediri, Surabaya maupun Jawa Timur namun seluruh Indonesia.

Beberapa waktu lalu, Unesa sendiri telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan perusahaan yang berpengalaman dalam pengembangan dan komersialisasi hasil-hasil riset di berbagai instansi dan lembagai riset di indonesia.can

Berita Terbaru

Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah

Kode “Kopi” Rp100 Juta Dibongkar di Sidang Maidi, Uang Disebut Dibungkus Kopi Cap Gajah

Senin, 14 Sep 2026 12:30 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Istilah “kopi” dalam percakapan WhatsApp menyeruak dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiu…

Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD

Fraksi PDIP Jatim Soroti Rendahnya Realisasi Deviden BUMD

Senin, 14 Sep 2026 12:28 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur dinilai masih timpang. Fraksi PDI …

Target PAD R-APBD 2027 Tidak Hanya Dari Pajak, BUMD Bisa Jadi Andalan

Target PAD R-APBD 2027 Tidak Hanya Dari Pajak, BUMD Bisa Jadi Andalan

Senin, 14 Sep 2026 12:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan…

Sidang Maidi: Perwali 53/2021 Dipersoalkan, Hakim Singgung Dugaan Oligarki di Balik Aturan Tender

Sidang Maidi: Perwali 53/2021 Dipersoalkan, Hakim Singgung Dugaan Oligarki di Balik Aturan Tender

Senin, 14 Sep 2026 12:24 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Peraturan Wali Kota (Perwali) Madiun Nomor 53 Tahun 2021 tentang tambahan persyaratan dokumen pemilihan pekerjaan jasa konstruksi m…

Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Bupati Gus Fawait Terus Pantau Pasokan dan Distribusi BBM seluruh SPBU

Senin, 14 Sep 2026 12:22 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember mengambil serangkaian langkah terukur guna mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu…

5 Kafilah Jember Tembus MTQ Tingkat Nasional, Gus Fawait Siapkan Beasiswa Kuliah

5 Kafilah Jember Tembus MTQ Tingkat Nasional, Gus Fawait Siapkan Beasiswa Kuliah

Senin, 14 Sep 2026 12:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait secara resmi melepas keberangkatan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional di…