BMKG Tambah Alat Pendeteksi Gempa di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ada beberapa alat pendeteksi gempa yang akan dipasang di Jatim tahun 2021. SP/BMKG
Ada beberapa alat pendeteksi gempa yang akan dipasang di Jatim tahun 2021. SP/BMKG

i

SURABAYAPAGI, Seoul -  Jawa Timur akan menambah alat pendeteksi gempa atau seismograf , nantinya beberapa alat tersebut  akan dipasang pada tahun ini. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Pasuruan, Suwarto menjelaskan penambahan seismograf yang rencananya dipasang di Kepulauan Kangean, Madura.

"Kemudian ada lagi tambahan untuk desiminasi atau pengiriman informasi gema bumi berupa Warning Receiver System (WRS) itu kita akan pasangan di 5 atau 6 lokasi di Jatim," kata Suwarto, kemarin.

Suwarto menambahkan, sebenarnya sudah cukup banyak alat pendeteksi gempa yang terpasang di Jatim. Seperti sensor accelerometer (accelerograph) yang berfungsi untuk merekam percepatan pergerakan tanah. Di Jatim, kata Suwarto, jumlahnya ada 48 unit.

"Tersebar mulai dari Banyuwangi, Pacitan, Madura, dan Tuban. Jadi merata di seluruh kabupaten/ kota di Jatim," ujarnya.

Selain itu, ada seismograf yang juga sudah terpasang dan tersebar di Jawa Timur. Seismograf memiliki fungsi untuk merekam ketika terjadi gempa bumi. Alat ini berfungsi untuk mendapatkan data yang nantinya akan diolah untuk memperoleh parameter gempa. "Jadi nanti kita tahu episenternya di mana. Di Jatim ada 50 titik (seismograf) kita pasang juga," kata Suwarto.

Belum lagi alat pendeteksi gempa lainnya seperti Intensity Meter. Suwarto mengungkapkan, di Surabaya saja, Intensity Meter yang dipasang jumlahnya mencapai 15 unit.  Alat ini banyak dipasang di Surabaya tiada lain karena adanya sesar Kendeng yang aktif di sepanjang Waru-Surabaya.

"Hasil penelitian dan kajian sesar Kendeng ini termasuk sesar aktif terjadi pergerakan. Dari peta pusat studi gempa nasional ini termasuk aktif. Tapi pergerakannya tidak signifikan mungkin setahun hanya dua sentimeter," ujarnya. re/na

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…