Warga Jombang Antusias Terima Vaksin Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksinasi covid-19 di Puskesmas Jelakombo kecamatan/Kabupaten Jombang, Jum’at (28/5).
Vaksinasi covid-19 di Puskesmas Jelakombo kecamatan/Kabupaten Jombang, Jum’at (28/5).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Antusiasme warga Jombang mendapat vaksinasi covid-19 terlihat saat vaksinasi covid-19 di Puskesmas Jelakombo kecamatan/Kabupaten Jombang, Jum’at (28/5). tingginya antusiasme warga menyebabkan vaksinasi menimbulkan kerumunan lantaran banyaknya antrean.

Masyarakat yang datang dari sejumlah desa di Kecamatan Jombang ini pun harus menunggu hingga 3 jam agar segera mendapat suntikan vaksin virus corona ini.

Pantauan di lokasi, petugas dari kepolisian dengan sigap mendatangi Puskesmas Jelakombo dan mengatur antrean warga yang berjubel itu.

Sebagian warga diminta menunggu antrean di luar gedung, sedangkan sebagian lain yang telah mendapat nomor antrean diperbolehkan menunggu di tempat duduk yang disediakan.

Polisi pun meminta warga tidak duduk berdekatan. Selain itu mereka juga diwajibkan memakai masker. Seorang petugas satu per satu memanggil pasien yang telah kelar disuntik vaksin kemudian menyerahkan buku alias bukti vaksin sesuai dengan nama mereka masing-masing.

“Tolong ibu-ibu dan bapak-bapak duduknya jangan berjajar, nanti kami akan panggil satu per satu melalui pengeras suara,” ujar petugas dari Polsek Jombang, di Puskesmas Jelakombo.

Sementara, salah satu warga, Supariningsih (40) asal Lingkungan Wersah, mengaku datang di Puskesmas Jelakombo sejak pukul 07.30 WIB. Setelah menunggu hingga dua setengah jam, dirinya dan sang suami baru di panggil dan mendapat giliran vaksin.

Ningsih mengaku antusias ikut vaksin agar terhindar dari kemungkinan penyebaran virus corona.

Sejak setengah jam mendapat suntikan, Ningsih dan suaminya mengaku tak merasakan gejala apapun.

“Ini tadi diberi tahu oleh Pak RT yang belum vaksin agar hari ini datang ke puskesmas sini untuk ikut vaksin, ini dari beberapa desa ada dari Kepanjen, Kaliwungu, Jelakombo sendiri, Mojongapit,” katanya.

“Tidak ada reaksi apa-apa usai divaksin, biasa saja,” pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …