Merger OPD, Diharap Tak Kurangi Tugas Pokok Sebelumnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pansus Perangkat Daerah DPRD Kota Surabaya mengharap dengan adanya merger ini tidak mengurangi tugas pokok OPD sebelumnya. SP/PEMKOT SURABAYA
Pansus Perangkat Daerah DPRD Kota Surabaya mengharap dengan adanya merger ini tidak mengurangi tugas pokok OPD sebelumnya. SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Perampingan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Surabaya diharapkan tidak mengurangi tugas pokok OPD sebelumnya. Hal ini diungkap langsung oleh Ketua Pansus Perangkat Daerah DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto

Ia mengatakan, pihaknya mencontohkan Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah  (DPBT) yang selama ini mengelola aset dan bangunan serta rumah susun (rusun) akan digabung ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR).

"Aset daerah juga masuk ke Bagian Perlengkapan. Oleh karena itu setelah perampingan OPD apakah Bagian Perlengkapan masih tetap ada atau digabung. Ini yang masih kami lihat," katanya, Sabtu (29/5/2021).

Selain itu, lanjut dia, Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya yang diusulkan digabung dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Padahal, lanjut dia, ada bidang-bidang tertentu di DPRKP CKTR yang masuk ranah DLH.

"Rapat selanjutnya, kami akan membahas, bagian-bagian apa saja yang akan ditampung oleh OPD mana dan kewenangannya sejauh apa," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, pansus berencana akan mengundang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan terkait penjabaran tugas dan fungsi yang ada di OPD Pemkot Surabaya.

"Kami akan mengejar percepatan penyelesaian Pansus Perangkat Daerah ini," kata anggota Komisi D DPRD Surabaya ini.

Untuk itu, kata dia, pihaknya berharap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi segera menyusun peraturan wali kota sebagai pengganti perubahan Perda Perangkat Daerah yang itu menjadi salah satu acuan dalam perubahan anggaran tahun 2021 pasca-perampingan OPD.

"Kita tidak masuk ke perubahan anggaran. Hanya saja pansus juga perlu adanya gambaran-gambaran terkait perampingan OPD," kata politikus Partai Demokrat ini. 

Sebelumnya diketahui, setidaknya ada empat OPD di lingkup Pemkot Surabaya yang diusulkan akan dimerger yakni, DKRTH digabung dengan DLH,  DPBT digabung dengan DPRKP CKTR, Dinas Perdagangan (Disdag) digabung dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) digabung dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). 

Selain itu, ada satu badan di Pemkot Surabaya yang diusulkan bakal dipecah menjadi dua instansi yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) dipecah menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah serta Badan Pendapatan Daerah. nt/na

Berita Terbaru

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep tetap akan memperhatikan nasib para petani tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung…

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, sebanyak 93 desa di 24…

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kenaikan harga kedelai impor dari yang sebelumnya sekitar Rp 8.700 per kilogram dan kini harga kedelai telah menembus Rp…