Cegah Klaster Covid-19, Korut Musnahkan Kucing dan Merpati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. SP/ PYO
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. SP/ PYO

i

SURABAYAPAGI.com, Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah memerintahkan untuk memusnahkan kucing dan merpati untuk mengekang penyebaran virus corona. Keduanya hewan tersebut diyakini membawa virus corona melalui perbatasan China.

Otoritas berbagai wilayah di Korut dilaporkan sibuk menembaki merpati beberapa waktu terakhir. Sementara kucing-kucing baik yang dipelihara maupun kucing liar menjadi target operasi pemusnahan.

Otoritas hukum Korut juga tak segan untuk mengisolasi dan menghukum keluarga yang masih kedapatan memelihara kucing. Ancaman tersebut, bukanlah isapan jempol lantaran sudah ada yang menjadi korban, Selasa (1/6/2021).

Kasus itu bermula pada tanggal 24 Mei lalu, ada sebuah keluarga yang ditangkap karena dituduh memelihara kucing secara diam-diam. Keluarga beranggotakan empat orang itu disebutkan berada di wilayah perbatasan di Hyesan, Provinsi Yanggang. Oleh otoritas setempat, keluarga itu lantas dijebloskan ke fasilitas isolasi selama 20 hari. 

Keluarga tersebut sempat mengaku bahwa kucingnya mati. Pengakuan itu pun dibuat tepat ketika petugas tengah berupaya memastikan tidak ada keluarga yang memelihara kucing.

Pada 22 Mei, kucing itu kepergok tengah berada di dekat pagar perbatasan. Melihat itu, penjaga patroli perbatasan langsung mencoba untuk menangkap si kucing itu. Namun, upaya tersebut akhirnya berbuah pada kegagalan.

Kucing itu kemudian terlihat berjalan menuju kawasan pemukiman. Insiden itu lantas dilaporkan ke komando karantina provinsi, dan setelah dua hari penyelidikan, keluarga pemilik kucing ditemukan.

Selain itu, banyak orang bertanya-tanya mengapa otoritas Korut melakukan upaya semacam itu terhadap kucing-kucing, dengan kebanyakan menyatakan tidak yakin kalau kucing liar bisa menyeberangi sungai dari China.

Otoritas Korea Utara juga mengeluarkan perintah untuk menyingkirkan obat-obatan Tiongkok dari rumah sakit Pyongyang, pemimpin tertinggi tersebut mengatakan kepada para peneliti untuk menghentikan uji coba vaksin virus corona Tiongkok dan mulai memproduksi vaksin domestik.

Sebelumnya, Korea Utara mengklaim tidak memiliki kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, tapi mempromosikan obat-obatan yang dibuat di dalam negeri karena mereka tak bisa mengakses perawatan asing akibat dari sanksi yang diberlakukan oleh PBB.

Meski demikian, para ahli berpendapat bahwa Korea Utara telah menghadapi setidaknya beberapa kasus virus, karena ada peningkatan laporan pneumonia dan infeksi saluran pernapasan yang memiliki gejala mirip dengan Covid-19.

Korea Utara adalah salah satu negara pertama di dunia yang secara efektif menutup perbatasannya dengan dunia luar pada Januari 2020, ketika pandemik Covid-19 menyebar ke seluruh dunia. Dsy11

Berita Terbaru

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…

9 Fraksi Setujui Dana Cadangan Pilgub Rp600 M Disiapkan Bertahap

9 Fraksi Setujui Dana Cadangan Pilgub Rp600 M Disiapkan Bertahap

Jumat, 06 Nov 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sembilan fraksi DPRD Jawa Timur menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan G…