Lamongan Buka 652 Formasi CPNS dan CPPPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para ASN saat mengikuti upacara Korpri di halaman kantor Pemkab Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Para ASN saat mengikuti upacara Korpri di halaman kantor Pemkab Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kabupaten Lamongan mulai bersiap untuk membuka dan mengumumkan  lowongan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) dalam waktu dekat. Dalam lowongan CPNS dan CPPPK tahun ini ada sekitar 652 formasi.

Lowongan abdi negara ini seperti disampaikan oleh Bambang Hadjar P, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, melalui Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian ASN, Echa Widya Karina,  mengungkapkan, sesuai dengan arahan BKN bahwa Pemkab Lamongan telah menetapkan sebanyak 652 formasi jabatan dan sedang melakukan persiapan untuk pengumumannya.

Formasi sejumlah 652 tersebut lanjut Echa, terdiri dari  tenaga pendidik, kesehatan dan teknis. Dari formasi itu tenaga pendidik mendapat porsi yang cukup besar sejumlah 538,  sisanya sebanyak 78 tenaga kesehatan, 36 tenaga teknis.

Jumlah formasi itu tambah Echa, karena memang sudah sesuai dengan kebutuhan, apalagi saat ini ada 500an lebih PNS yang pensiun, selebihnya formasi itu sesuai kebutuhan organisasi. "Untuk proses pembukaan lowongan CPNS tersebut masih dalam pembahasan, baik secara teknis maupun persyaratan khusus," terangnya.

Disebutkan olehnya, terkait pengumuman ini memang rencananya akan diumumkan pada tanggal 30 Mei, sementara pendaftarannya dimulai tanggal 31 mei mendatang. Tapi kelihatannya ini mundur.

Adanya kemunduran yang terjadi, Echa menjelaskan, disinyalir karena belum adanya pengaturan untuk juknis dari Pemerintah Pusat. "Terkait persyaratan kurang lebih seperti tahun kemarin. Tidak ada salahnya bagi calon pelamar mempersiapkan persyaratan umum seperti yang biasanya digunakan untuk mendaftar jadi ASN. Ya, garis besarnya seperti itu," jelasnya.

Proses penerimaan CPNS dan CPPPK Pemkab Lamongan tahun 2021 ini, Echa menegaskan, dilaksanakan secara terbuka, transparan dan tidak dipungut biaya apapun. Oleh karena itu, apabila ada oknum atau bahkan calo yang menawarkan jasa dengan menjanjikan dapat diterima sebagai CPNS dan CPPPK dengan syarat imbalan tertentu, maka dapat dipastikan hal tersebut adalah penipuan.

"Apabila ada calo yang menjanjikan dapat diterima jadi PNS tapi meminta imbalan tertentu, kami tidak bertanggung jawab atas adanya perbuatan dari pihak atau oknum tersebut," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa lowongan CPNS dan CPPPK ini bisa diakses melalui satu portal informasi, yakni sscasn.bkn.go.id, hal ini jauh lebih simpel dibanding sebelumnya yang harus melihat ke website masing-masing instansi.

Selain itu, di portal resmi sscasn juga sudah terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah dan akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti. Meski pendaftaran CPNS dan CPPPK akan berlangsung bersamaan, namun pelamar hanya bisa memilih satu formasi. jir

 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…