Terjadi Over Supply, Harga Sepeda Lipat Turun 30 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjualan sepeda, khususnya sepeda lipat dan gowes menurun. SP/ JKT
Penjualan sepeda, khususnya sepeda lipat dan gowes menurun. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Aktivitas bersepeda atau gowes sempat menjadi tren di awal pandemi Covid-19 merebak. Namun kini geliat industri sepeda diproyeksikan mulai menurun hingga 30%. Beberapa sepeda lipat yang awalnya dibandrol harga Rp 4 juta lebih sekarang sudah menyesuaikan di Rp 2 juta hingga terjun Rp 2 juta ke bawah.

Selain itu, semarak gowes mulai menurun karena banyak masyarakat sudah kembali beraktivitas normal. Akibatnya banyak produsen mengalami oversupply karena stok produksi lebih banyak, sementara permintaan sudah menurun.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo) Eko Wibowo Utomo mengungkap penjualan sepeda kini mulai surut dibanding tahun lalu yang ekspektasinya bisa mencapai 7-8 juta unit per tahun. Sementara tahun ini paling mentok hanya 5 juta unit. Permintaan yang merosot juga berpengaruh pada harga jual sepeda.

"Kalau kita lihat di pasar, kan gini, ada upnormal price karena harga digoreng (di 2020), karena permintaan tinggi harga dinaikin. Tapi dari harga di importir maupun produsen plus minus itu antara 20-30%, kalau ada yang lebih dari itu, tadinya harganya tidak normal," ujar Eko, Minggu (6/6/2021).

"Mulai daya beli masyarakat di bawah itu sudah mencari harga yang, ya udah price sensitif lah, lebih cari yang (murah). Contoh

Sebagai jalan keluar, para produsen ini mulai mencari kesempatan untuk mengekspor hasil produksinya ke negara tetangga hingga China. Setidaknya dalam satu bulan tiap produsen bisa mengirim hingga seribu unit sepeda.

Upaya lainnya yang dilakukan untuk menghadapi oversupply ini adalah dengan menurunkan harga jual. Menurut Eko setidaknya telah terjadi penurunan harga jual di kisaran Rp 2 juta per unit dari harga aktual Rp 3 juta-Rp 4 juta.

"Rp 2 jutaan dari harga Rp 3 juta - Rp 4 juta di sebelumnya. Contoh sepeda dengan frame, sama dia downgrade sparepart untuk kejar harga Rp 2 juta. Dulu harga Rp 3 juta - 4 juta bisa beli. Sekarang sensitif sama harga," terangnya. Dsy7

Berita Terbaru

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan…

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…