Mengandung Bakteri E-Coli, Pemandian Umbulan Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wisata pemandian alam Umbulan ditutup karena air pemandiang mengandung bakteri E-Coli.
Wisata pemandian alam Umbulan ditutup karena air pemandiang mengandung bakteri E-Coli.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wisata pemandian alam Umbulan di kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan ditutup karena air pemandian mengandung bakteri E-Coli. Adapun penutupan telah dilakukan sejak Senin (7/6) kemarin.

Kepala UPT PSDA WS Welang Pekalen di Pasuruan, Novita Andriani mengatakan, penutupan pemandian alam itu disebabkan hasil uji lab kualitas air Umbulan yang menyebutkan bahwa air Umbulan mengandung bakteri e-coli.

Kandungan bakteri e-coli itu disebut berbahaya untuk dikonsumsi. Apalagi air dari sumber Umbulan kini sudah dialirkan ke sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur.

“Memang harus disterilkan, karena hasil dari uji lab-nya itu kandungan bakteri e-coli tinggi. Bakteri e-coli itu dari usus besar manusia,” ujar Novi.

Pemandian alam Umbulan ini, rencananya setelah ini akan dibuat sebagai wisata edukasi. Novi menilai, suasana dan lokasi sekitar pemandian Umbulan sudah cukup mendukung.

“Sementara kita tutup total sampai ada SOP wisata edukasi itu. Ini kan kita masih berbenah dulu,” imbuh Novi.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Ruse Rante menambahkan, dengan ditutupnya pemandian Umbulan ini, maka tak boleh lagi ada yang mandi di pemandian utama.

“Nanti akan disterilkan semuanya. Yang boleh dipakai mandi kolam kecil di bawah,” ujarnya.

Selain itu, penutupan pemandian Umbulan ini juga diiringi relokasi belasan pedagang yang menempati kawasan pemandian Umbulan. Mereka direlokasi dan sudah disediakan stan-stan berjualan di Umbulan Park. 

 

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…