50 Warga Ngawi Diduga Keracunan Nasi Hajatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga yang diduga keracunan nasi kotak hajatan dievakuasi ke puskesmas.
Salah satu warga yang diduga keracunan nasi kotak hajatan dievakuasi ke puskesmas.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Puluhan warga desa Sukowiyono, Ngawi alam diare hebat diduga keracunan usai menyantap nasi kotak hajatan tiga bulanan bayi yang digelar warga setempat. Bahkan 8 orang diantaranya harus dirawat intensif di Puskesmas Padas, Senin (21/6).

"Tadi kami ditelepon. Ada yang diare hebat warga RT 1 dan RT 2. Sekitar 50 orang. Mereka merasakan mual, murus dan muntah," ujar Sekretaris Desa Sukowiyono, Harno.

Harno kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan berkoordinasi dengan Puskesmas Padas.

"Dari pengakuan warga, tadi malam ada yang melakukan hajatan tiga bulanan bayi. Di sana menunya nasi kotak," ungkapnya.

Menurut Harno, dari 50 warga yang merasakan diare, 10 orang harus dirujuk ke Puskesmas Padas. Dari 10 orang itu, 8 di antaranya harus dirawat inap karena parah.

"Ini juga dilakukan pengecekan ke Desa Bondang, Kecamatan Kasreman. Karena pengakuan orang yang punya hajat, nasi kotak juga dikirim ke keluarganya di Desa Bondang," bebernya.

Sementara Bidan Desa Sukowiyono, Galuh Wigati mengatakan bahwa warga mengalamai perut melilit, lemas dan dehidrasi. walnya ada 10 orang dilarikan ke Puskesmas Padas, kemudian dipulangkan empat orang untuk rawat jalan.

"Nah saat saya di lokasi ada dua warga yang parah. Saya evakuasi lagi, sehingga total yang dirawat ada 8 orang," jelas Galuh.

Kasus dugaan keracunan nasi kotak hajatan itu kini dalam penyelidikan Tim Satreskrim Polres Ngawi.

 

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…