Insentif 5 Penggali Makam Covid-19 di Sidoarjo Rp 1,2 Segera Cair, Besaran Insentif akan Ditinjau Ulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penggali kubur pemakaman covid-19 di Sidoarjo. SP/Sugeng Purnomo
Penggali kubur pemakaman covid-19 di Sidoarjo. SP/Sugeng Purnomo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Kabar bahagia didapati 5 penggali makam di TPU Delta Praloyo, Sidoarjo. Pasalnya, insentif sebesar Rp 1,2 miliar akan segera cair.

"Rencananya bonus tersebut akan ditransfer ke rekening masing-masing, pada hari Senin (5/7) total sebesar Rp 1,25 milliar," ujar Bupati Sidoarjo Achmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor kepada wartawan, Minggu (4/7/2021).

"Bonus sebesar Rp 1,25 milliar itu akan dibagi lima orang, karena satu tim penggali itu berjumlah lima orang," jelas Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor mengatakan, Rp 1,2 miliar itu merupakan bonus. Sementara gaji bulanan para penggali makam sudah terbayar secara rutin setiap bulannya.

“Untuk gaji bulanan sudah rutin diberikan kepada lima orang tersebut, tinggal insentifnya saja nanti kita hitung lagi dan segera kita transfer ke rekening masing - masing," ucap Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor juga minta pengertiannya jika nanti ada perubahan insentif yang diterima mereka. Karena jumlahnya selama ini dinilai fantastis. Meski begitu, Gus Muhdlor menyadari tugas penggali makam Covid-19 tidak ringan. Penuh resiko seperti halnya para tenaga kesehatan di rumah sakit Covid-19. 

"Tugas mereka berat, seperti akhir - akhir ini saja sehari bisa sampai 20 lubang yang mereka siapkan. Jumlah itu untuk pemakaman satu hari. Tapi mereka semua komitmen dengan pekerjaannya," ucap Gus Mudhlor.

Sementara itu, salah satu penggali kubur Sukoyo mengaku lega bahwa bonus yang dinantikannya bisa segera cair. Ia juga membenarkan bahwa gajinya setiap bulan sebesar Rp 2,5 juta secara rutin telah terbayar.

"Kami bersama teman-teman merasa lega bahwa bonus yang diharapkan ternyata segera dicairkan. Kalau gaji setiap bulan selalu terbayar," tandas Sukoyo. sg

 

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …

BPJS - Kemensos Adu Argumentasi Soal Pasien Kronis Diterlantarkan

BPJS - Kemensos Adu Argumentasi Soal Pasien Kronis Diterlantarkan

Jumat, 06 Feb 2026 18:27 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:27 WIB

YLKI Sesalkan Penonaktifan Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Tanpa Pemberitahuan, khususnya di Pasien Penyakit…