Meninggal di Surabaya, Pemakamannya Ditolak Pemkot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah Eko Susilowati yang tidak mendapat tempat pemakaman karena bukan KTP Surabaya. Hingga Kini masih disemayamkan di Adi Yasa. SP/Alqomar
Jenazah Eko Susilowati yang tidak mendapat tempat pemakaman karena bukan KTP Surabaya. Hingga Kini masih disemayamkan di Adi Yasa. SP/Alqomar

i

Merananya Arek Suroboyo Ber-KTP Luar Surabaya

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejak meninggal pada Senin (12/7) lalu, hingga saat ini Eko Susilowati belum mendapatkan tempat pemakaman. Jenazahnya masih diharuskan berada di tempat persemayaman Adi Yasa di Jalan Demak.

Susilowati sendiri sebenarnya adalah Arek Suroboyo asli yang lahir di Surabaya pada 16 April 1978 silam, kuliah di ITS, dan dia pindah KTP ke Banjarmasin karena diangkat sebagai PNS di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan.

Namun, semenjak sakit dia kembali ke rumahnya di Jalan Indragiri lima tahun belakangan ini. Dan belum sempat mengurus perpindahan KTP lagi di Surabaya, dan keinginannya dimakamkan di tanah kelahiran, Surabaya.

"Ini bukan meninggal karena Covid-19, sakit kanker payudara. Cuma ditolak sama Pemkot Surabaya dengan alasan KTP luar," terang Andi Budi yang merupakan teman dari almarhumah.

Andi menceritakan perihal penolakan itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertamanan Pemkot Surabaya Ana Fajriatin. "Saya hubungi lewat telepon secara baik-baik dibilang tidak bisa membantu," terangnya.

Lantas Andi Budi, yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini kemudian menanyakan dasar aturan penolakan. "Tapi oleh Bu Ana tidak bisa dijelaskan dan tetap tak mau membantu," geram dia.

Andi pun kemudian meminta agar Ana Fajriatin bisa dievaluasi sebagai kepala dinas oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. "Masak karena alasan administrasi ditolak. Ini kan persoalan kemanusiaan saja," cecarnya.

Andi pun menganggap saran dari Ana agar jenazah almarhum dibawa ke Banjarmasin sebagai hal yang tak masuk akal. "Sekarang ini lagi PPKM darurat. Tidak mudah. Sedangkan jenazah harus segera dikuburkan," lanjut dia.

Sementara, Kepala Dinas Pertamanan Kota Surabaya Ana Fajriatin, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, melalui pesan WhatsApp, Selasa (13/7/2021) kemarin.

"Assalamualaikum Bu Anna, Saya Alqomar, dari Surabaya Pagi. Mohon izin mau konfirmasi terkait penolakan pemakaman orang Surabaya tetapi ber-KTP luar Surabaya, dan meninggalknya di Surabaya. Apa orang yang ber-KTP luar Surabaya, meninggal di Surabaya sedangkan, keluarga besar di Surabaya semua. Tidak bisa dimakamkan di tempat pemakaman Surabaya? Mohon penjelasan ibu," tulis Surabaya Pagi yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pertamanan, yang dikirimkan Selasa (13/7/2021) pukul 19:58 WIB.

Namun, hingga Selasa pukul 21:00 WIB, Ana Fajriatin belum merespon dan belum menjawab konfirmasi dari Surabaya Pagi. Padahal, pesan WhatsApp yang dikirim Surabaya Pagi, sudah dibaca oleh Ana Fajriatin. Hal ini ditunjukkan dengan terlihatnya centang biru dua pada pesan WA.

Hal yang sama saat hendak konfirmasi ke Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara. Hingga Selasa malam, Febri, sapaan Febriadhitya itu tidak merespon pesan WA dan sambungan telepon langsung. alq/cr2/rmc

Berita Terbaru

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Penghargaan Predikat Bhabinkamtibmas No 1 Polda Jatim, Diraih Brigadir Polisi Riska Elviyana SH

Penghargaan Predikat Bhabinkamtibmas No 1 Polda Jatim, Diraih Brigadir Polisi Riska Elviyana SH

Selasa, 08 Sep 2026 14:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Anggota Polwan  Polres Blitar menerima penghargaan dari Kapolrda Jatim atas keberhasilan meraih predikat Bhabinkamtibmas Terbaik …

Cegah Konflik, Bupati Gus Barraa Serahkan 242 Sertipikat Tanah Wakaf

Cegah Konflik, Bupati Gus Barraa Serahkan 242 Sertipikat Tanah Wakaf

Selasa, 08 Sep 2026 14:53 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sebanyak 242 sertipikat tanah wakaf diserahkan kepada penerima di Kabupaten Mojokerto sebagai upaya memberikan kepastian dan…

Jelang Pengisian BPD Serentak, Bupati Gus Barra Tekankan Transparansi

Jelang Pengisian BPD Serentak, Bupati Gus Barra Tekankan Transparansi

Selasa, 08 Sep 2026 14:44 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, berharap pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak periode 2027–2035 d…

Wali Kota Mojokerto Ning Ita Minta Optimalisasi Pengaktifan Siskamling

Wali Kota Mojokerto Ning Ita Minta Optimalisasi Pengaktifan Siskamling

Selasa, 08 Sep 2026 14:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengingatkan masyarakat agar budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan terus…