Wali Kota Jamin Kebutuhan Makan, Obat dan Vitamin Warga Isoman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ning Ita saat mengunjungi dapur sosial milik komunitas "Paguban Sosial Warga Tionghua" bersama Vihara Budhayana yang dibawah binaan Bhante Nyanasila di Gang Gedongan II, Kecamatan Magersari, Senin (19/7/2021) sore. SP/Dwy A
Ning Ita saat mengunjungi dapur sosial milik komunitas "Paguban Sosial Warga Tionghua" bersama Vihara Budhayana yang dibawah binaan Bhante Nyanasila di Gang Gedongan II, Kecamatan Magersari, Senin (19/7/2021) sore. SP/Dwy A

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 125 warga Kota Mojokerto saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka yang menjalani isoman rata-rata terkonfirmasi dengan gejala ringan.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan pihaknya akan mengupayakan untuk melayani pasien- pasien positif COVID-19 yang sedang menjalani isoman dengan menyuplai makanan, vitamin, obat-obatan hingga memantau kondisi kesehatannya.

"Kami berusaha melayani mereka yang isolasi mandiri, bantuan makanan matang, sembako, probiotik, madu, susu, minyak kayu putih, vitamin dan obat-obatan selalu kita cukupi, begitu juga penanganan dari tim medis dilakukan oleh tim monitoring puskesmas dan jejaringnya," kata Ning Ita usai mengunjungi dapur sosial milik komunitas "Paguban Sosial Warga Tionghua" bersama Vihara Budhayana yang dibawah binaan Bhante Nyanasila di Gang Gedongan II, Kecamatan Magersari, Senin (19/7/2021) sore.

Ia menyebut, Pemkot memiliki aplikasi Gayatri yang memuat data detail pasien Covid-19 baik yang dirawat di RS, yang sedang karantina di rusunawa Cinde dan Gedung Balai Diklat Sekar Putih serta yang isoman.

"Yang isoman saat ini mencapai 125 jiwa dari 66 Kepala Keluarga (KK) sedangkan total yang terpapar mencapai 496 dari 18 kelurahan," jelasnya.

Petinggi Pemkot ini memastikan ratusan warganya yang terdata di Aplikasi Gayatri dan yang ada didata komunitas peduli sosial juga dipastikan akan ditangani oleh masing-masing puskesmas.

"Kita tidak akan biarkan warga yang isoman tanpa pantauan kesehatan puskesmas. Jadi saya berharap untuk data isoman yang dimiliki komunitas kalaupun gak terdata di kami bisa disampaikan, agar bisa mendapatkan pantauan kesehatan gratis dan masuk dalam data Pemkot," bebernya.

Pemimpin perempuan pertama di Kota Mojokerto ini pun sangat mengapresiasi sejumlah komunitas yang berinisiatif melayani warga-warga isoman yang belum masuk di Aplikasi Gayatri. Sehingga menjadi sarana pelengkap pelayanan Pemkot atas kebutuhan warga yang melakukan isoman.

"Sinergitas inilah yang kita butuhkan saat ini, saling melengkapi. Saya sangat berterimakasih dengan warga kota yang peduli sesama. Jadi saya himbau agar warga jujur jika isoman, tidak usah berkecil hati. Agar kami bisa memenuhi semua kebutuhan selama isoman," harapnya.

Sementara, Bhante Nyanasila menuturkan komunitas kuliner bersama Paguyuban sosial marga Tionghoa dan Vihara Budhayana turut berkontribusi setidaknya membantu mereka yang terpapar Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga membantu mereka yang terpapar Covid-19 agar berani menyampaikan telah terkonfirmasi positif Virus Corona sehingga dapat mencegah penyebaran.

"Awalnya kami memberikan bantuan paket makanan pada mereka agar lebih terbuka (Terpapar Covid-19) yang terbukti jumlahnya semakin meningkat dari kami menyadari ternyata banyak sekali orang-orang yang terpapar namun mereka malu dan takut untuk menyuarakan," jelasnya.

Sehingga, lanjut Bhante, berbagi ini merupakan pancingan awal agar mereka yang terpapar Covid-19 ikut terbuka dan secara membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin dengan sumber daya yang ada dalam memerangi Covid-19 namun kalau masyarakat yang tidak terbuka jika terpapar jadi ini penderitaan dan musibah bersama jadi kita harus saling membantu," tandasnya. Dwy

Berita Terbaru

Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Rabu, 18 Feb 2026 14:17 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rudi Purwanto 34 warga Desa Tambakrejo  Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar di temukan tewas di Pantai Gumiling Desa Tambakrejo, di …

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polemik pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyiyah Kota Madiun kian memanas. Dalam audiensi bersama DPRD Kota Madiun, Ra…

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek O…

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …