Anggaran Menipis, Pemkot Surabaya Buka Posko Donasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya membuka Posko Surabaya Peduli Bencana di Halaman Balai Kota Surabaya.SP/ PEMKOT SURABAYA
Pemkot Surabaya membuka Posko Surabaya Peduli Bencana di Halaman Balai Kota Surabaya.SP/ PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka Posko Surabaya Peduli Bencana di Halaman Balai Kota Surabaya. Pemkot Surabaya mulai kesulitan anggaran dalam penanganan covid-19.  Meski seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Surabaya telah me-refocusing anggaran. Kebutuhan penanganan Covid-19 masih belum dapat dicover oleh APBD.

Berdasarkan perhitungan belanja kebutuhan per Juli-Desember 2021, pengeluaran belanja kurang lebih sekitar Rp446 miliar. Sedangkan angka yang dapat di-cover oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) kurang lebih senilai Rp200 miliar.

"Bahwa semua sudah kami refocusing. Tetapi ternyata itu belum juga mencukupi. Apalagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksi mengalami penurunan 1,5 triliun,” kata Sekretaris Daerah (Pemkot) Surabaya, Hendro Gunawan, di Surabaya, kemarin.

Oleh karena itu, kata Hendro, Pemkot Surabaya butuh seluruh stakeholder untuk terlibat dan berperan dalam penanganan covid-19. Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, bahu membahu menghentikan laju penyebaran covid-19 bersama-sama.

“Mari kami ajak panjenengan sedoyo membantu terlibat dalam penanganan pandemi. Kita juga lakukan penjagaan ketat yang didukung oleh RT/RW setempat. Mereka juga kita bekali alat penyemprotan disinfektan agar dapat mensterilkan wilayahnya,” katanya.

Melalui program ‘Surabaya Memanggil’, Hendro mengajak seluruh lapisan masyarakat mendonasikan sebagian rezekinya di Posko Surabaya Peduli Bencana di Halaman Balai Kota Surabaya. Bantuan bisa mulai dana, masker medis, baju hazmat, hand gloves, Alat Pelindung Diri (APD), test antigen maupun swab PCR.

“Jadi beberapa belanja yang belum bisa ter-cover APBD kita tandemkan dengan dana yang ada di Surabaya Peduli Bencana. Ini bentuk ikhtiar kami semua agar dapat menekan laju virus, sehingga keadaan ini cepat membaik,” terangnya.

Sebenarnya, lanjut Hendro, selama ini Pemkot Surabaya sudah mengumpulkan donasi untuk dana di Surabaya Peduli Bencana. Bahkan setiap bulannya, donasi yang terkumpul dari kalangan pejabat hingga staf di setiap PD itu, diserahkan ke rekening Surabaya Peduli Bencana.

“Itu kita rutin yang dari kita, tetapi Alhamdulillah banyak juga dukungan yang masuk dari masyarakat. Sekali lagi, dengan kerendahan hati panjenengan, kota ini butuh dibantu jenengan semuanya. Supaya lekas pulih dari pandemi dan ekonomi bergerak pulih seperti sedia kala,” jelasnya. sb1/na

Berita Terbaru

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep tetap akan memperhatikan nasib para petani tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung…

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, sebanyak 93 desa di 24…

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kenaikan harga kedelai impor dari yang sebelumnya sekitar Rp 8.700 per kilogram dan kini harga kedelai telah menembus Rp…