Warga Desak Tutup Pasar, Ketua ILC Sumenep: Sangat Setuju

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar sederhana di Jalan Manikam yang dituntut warga untuk ditutup (SP/.Ainur Rahman)
Pasar sederhana di Jalan Manikam yang dituntut warga untuk ditutup (SP/.Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Desakan warga yang melintas di Jalan Manikam Kota Sumenep, untuk menutup pasar tak jelas itu semakin menguat setelah mendapat dukungan dari ketua Indonesia la nyalla center (ILC) Kab. Sumenep

Kepada Surabaya Pagi, Ketua ILC Kabupaten Sumenep, RB. Faisol Sadamih mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep, harus ambil sikap tegas untuk mengalihfungsikan pasar di Jalan Manikam ke jalan akses protokol.

 "Saya sangat setuju, untuk pengalihan fungsi pasar menjadi  jalan protokol sebab di sana jalan menuju kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disperta) Kabupaten Sumenep," jelasnya. Minggu, (25/07).

Menurut Faisol sapaan akrabnya menegaskan pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep untuk terus berpikir menempatkan para pedagang di tempat yang selayaknya menjadi pasar rakyat.

"Bukan kita tidak pro rakyat, hanya agar para pedagang mendapat perhatian dari pemerintah, dan tidak mengganggu arus jalan, tentu jika dilakukan penertiban akan berdampak kepada ketentraman bersama " ungkapnya.

Selain itu kata dia, jika semua pedagang diakomodir dalam satu wadah maka akan menjadi timbal balik dan aset bagi pemerintahan, baik secara retribusi maupun hal lainnya.

"Pemerintah Kabupaten Sumenep harus lebih cerdas dan inovatif, dalam berpikir tentang bagaimana percepatan perekonomian rakyat setelah lumpuh karena pandemi covid 19 "ujarnya.

Tentu saja upaya perbaikan ini dimulai dari sarana prasarana para pedagang, pemerintah Kabupaten Sumenep harus bekerjasama dengan pemerintahan desa menyangkut pasar rakyat yang semestinya dikelola oleh desa.

Jadi kata dia, pemerintah desa memiliki peranan penting untuk mengelola pasar rakyat yang ada di desa untuk kesejahteraan desanya.

 "Kita akan terus lakukan mediasi dan perbaikan sistem pasar kedepannya, tujuannya agar pemerintah lebih memperhatikan nasib para pejuang terutama dalam infrastruktur" pungkasnya .

Sementara, Kepala Bidang Pasar (Kabid) Disperindag Kabupaten Sumenep, Ardiansyah mengatakan bahwa keberadaan pasar di jalan Manikam itu bukan binaan pasar yang dikelola oleh dinas. 

"Bukan pasar yg dikelola disperindag. Mungkin dikelola oleh desa atau swasta" jelasnya.

Disoal keberadaan pasar apakah ilegal, Ardi menjelaskan, bahwa keberadaan pasar tersebut jelas ada yang mengurus. “Artinya belum tentu ilegal,” pungkasnya. (AR)

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…