Satu Pembunuh Pedagang Pasar Kapasan Tertangkap di Madura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Choirul Rofik, pelaku pembunuh pedagang Pasar Kapasan saat diringkus tim satreskrim Polrestabes Surabaya. SP/Anggadia Muhammad
Choirul Rofik, pelaku pembunuh pedagang Pasar Kapasan saat diringkus tim satreskrim Polrestabes Surabaya. SP/Anggadia Muhammad

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi duel dan pembacokan yang berujung tewasnya Slamet Mahmud, pedagang pakaian di Pasar Kapasan pada Kamis (22/7/2021) lalu mulai terungkap. Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan satu dari dua pelaku pembacokan yang kabur usai kejadian.

Penangkapan satu pelaku dibenarkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian. “Benar. Satu pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif," jawab AKBP Oki Ahadian, Minggu (24/7/2021).

Ditambahkan Oki, pelaku merupakan orang yang dikenal korban. Pelaku pernah bekerja di tempat usaha korban sebelum melakukan pembacokan dan berduel.

Ia menyebut, pelaku yang diamankan itu bernama Choirul Rofik (21), warga asal Bangkalan, Madura yang tinggal di Kalimas Hilir, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Kota Surabaya.

Oki menyebutkan, tersangka diringkus polisi di kawasan Jedih, Bangkalan pada Jum’at (23/7/2021) dini hari. “Usai mendapat informasi dan mengidentifikasi pelaku. Tim bergerak memburu tersangka ini sampai ke persembunyiannya di Jedih Bangkalan, Madura,” kata Oki.

Saat ditangkap,pelaku pembunuhan tersebut tak dapat mengelak dan langsung mengakui perbuatannya. Ia melakukan aksinya karena dendam dan tak terima usai ditegur oleh korban dengan memukulkan sapu ke tubuhnya lantaran menganggap pelaku kurang sopan bersiul-siul saat di pasar.

Tak terima, Rofik kemudian pulang dan menceritakan semuanya kepada pamannya.

Pelaku mengajak pamannya berinisial MLK (Buron) untuk melakukan pembacokan terhadap Slamet.

"Dari interogasi, tersangka ini tak terima usai ditegur korban jika tak sopan. Lalu sempat dipukul pakai sapu. Akhirnya mengadu ke pamannya dan terjadilah peristiwa pembacokan tersebut," terang Oki.

Saat itu, korban yang dikenal tempramental salah paham menanggapi kedatangan dua pelaku. ”Pengakuan tersangka, korban bersama pamannya ini mau menanyakan maksud korban yang kerap menegur tersangka. Namun korban langsung menyerang dan terjadilah peristiwa pembacokan tersebut,” tandasnya.

Akibat perbuatan pelaku, korban tersungkur berlumuran darah dengan sejumlah luka bacok. Luka paling parah mengenai kepala dan pinggang. Korban yang terkapar dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis, namun meninggal saat dalam perjalanan.

Dari penangkapan ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti. Di antaranaya 1 unit motor Honda Beat bernopol W 3115 L (sarana), 2 celurit milik tersangka dan korban, 1 sarung celurit, 1 gagang pisau penghabisan, dan rekaman CCTV.

Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap MLK. “Identitas teman tersangka yang kini buron sudah kami kantongi. Kami imbau agar segera menyerahkan diri,” tegas Oki. ang/cr2/ham

 

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…