Puluhan Emak-emak di Probolinggo Tertipu Arisan Online Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan emak-emak melapor mengaku jadi korban arisan online melapor ke polisi.
Puluhan emak-emak melapor mengaku jadi korban arisan online melapor ke polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Aksi penipuan berkedok arisan online kembali terjadi. Di probolinggo, puluhan emak-emak yang mengaku korban arisan online beramai-ramai melapor ke polisi.

Para korban geram, lantaran uang yang disetorkan pada terlapor, wanita berinisial L-M-S, tidak kunjung cair.

Dalam keterangannya, mereka tergiur arisan online yang digagas terlapor, yang merupakan warga Kademangan, Kota Probolinggo, di jejaring sosial Facebook.

Melalui media sosial itu, terlapor melakukan promosi bahwa arisan online yang dikelola aman dan amanah. Dengan catatan, arisan online yang digelar, menggunakan sistem menurun.

“Pokoknya saya mau keadilan pak. Saya mau uang kembali, walaupun Cuma Rp2,8 juta. Tapi ini masa PPKM, demi anak saya pak,” teriak salah satu korban, Wariati, Senin (26/7/2021).

Sehari-hari, Wariati mengandalkan penghasilan dari jualan nasi bungkus. Hasil laba yang tak seberapa itu, diikutkan arisan. Dengan harapan bisa menjadi tabungan, selama waktu yang ditentukan. Namun bukannya untung, malah buntung. Arisan online yang diikutinya ternyata bodong.

Peserta dari arisan online dengan pengelola terlapor L-M-S ini, jumlahnya diperkirakan mencapai 200 orang. Latar belakang peserta arisan online itupun beragam. Mulai dari penjual nasi bungkus, seperti Wariati, sampai emak-emak sosialita.

Masing-masing korban, mengalami kerugian yang beragam. Mulai dari Rp 2,8 juta, Rp 44 juta, sampai ratusan juta rupiah. Jika di total, jumlahnya mencapai sekitar satu milyar rupiah.

Pada para korban, terlapor inisial l-m, sempat sesumbar. “Bilangnya itu, silahkan sudah buat laporan yang paling bagus. Saya punya orang dalam. Gitu katanya pak, ngancam-ngancam,” sahut korban lain, Munawaroh.

Laporan ke polisi itu, didampingi oleh kuasa hukum. “Ada unsur pidana dalam praktik arisan online ini. Kami upayakan hari ini juga bisa diterbitkan LP oleh pihak kepolisian. Klien kami berharap uang bisa dikembalikan,” kata kuasa hukum korban, SW. Djando Ghadohoka.

 

 

Berita Terbaru

Atasi Masalah Sampah, Situbondo Siapkan Pembangunan TPS Kawasan Pesisir

Atasi Masalah Sampah, Situbondo Siapkan Pembangunan TPS Kawasan Pesisir

Senin, 27 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 27 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya mengatasi sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, tengah mempersiapkan anggaran untuk membangun tempat…

Apresiasi Stabilitas Harga Pangan di Surabaya, DPR RI Soroti Infrastruktur Pasar

Apresiasi Stabilitas Harga Pangan di Surabaya, DPR RI Soroti Infrastruktur Pasar

Senin, 27 Jul 2026 13:33 WIB

Senin, 27 Jul 2026 13:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tambahrejo, salah satu pusat ekonomi …

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca kesulitan memenuhi kebutuhan calon peserta (peminat) didik baru untuk sistem pendidikan berasrama, Pemerintah Kabupaten…

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) kabupaten…

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mencegah paparan konten negatif, seperti tayangan kekerasan dan perundungan serupa kepada teman-temannya di lingkungan sekolah,…

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui kompetisi lari "Bapenda Run" (Baperun), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, terus berupaya meningkatkan kualitas…