Tipu 9 Korban, Polisi Periksa 2 Satpol PP Gadungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya telah menerima pelimpahan kasus dugaan penipuan untuk menjadi anggota Satpol PP DKI Jakarta. Seorang berinisial YF dan BA telah ditangkap terkait kasus ini.

"Kemarin memang ada penyerahan dari Satpol PP provinsi, Kepala Satpol PP Pak Arifin menyerahkan ada dua orang, LP-nya baru tadi jadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro, Selasa (27/7).

Yusri mengatakan status hukum keduanya ditentukan dalam 24 jam. Penyidik masih memeriksa dua anggota Satpol PP gadungan.

"Apakah yang bersangkutan bisa ditetapkan sebagai tersangka untuk kita lakukan penahanan nanti kita tunggu," ujar Yusri. 
 
Dia menyebut kedua orang itu melakukan penipuan. Namun, Yusri belum membeberkan modus operandi terduga pelaku. Yusri bakal membeberkan hal tersebut dalam konferensi pers pada Rabu, 28 Juli 2021. 

"Kita tunggu, sekarang masih diperiksa. Modusnya apa, berapa korban yang dia sudah tipu nanti kita tunggu. Besok saya akan sampaikan," ungkap Yusri. 
 
Kasus dugaan penipuan oknum Satpol PP gadungan ini terbongkar saat aksinya terekam gawai dan viral di media sosial Instagram. Dalam video 59 detik, tampak sejumlah Satpol PP menjaring oknum Satpol PP gadungan yang menggunakan jaket di pinggir jalan. 
 
Oknum Satpol PP meminta membuka jaket untuk melihat atributnya. Kemudian, melakukan interogasi. 
 
Dalam unggahan itu, terdapat narasi Satpol PP gadungan ditangkap Satpol PP sungguhan. YF disebut melakukan penipuan terhadap sembilan korban yang dijadikan anggota PJLP/tenaga kontrak Satpol PP.
 
Sebanyak sembilan orang tersebut diminta menyetorkan sejumlah uang untuk mendaftar. YF mengeluarkan kontrak palsu atas nama Kepala Satpol PP DKI Jakarta yang diberikan kepada para korban. Dokumen itu sebagai bukti resmi keanggotaan Satpol PP DKI Jakarta.
 
Para korban diberikan pekerjaan sebagai anggota Satpol PP. Mereka ditugaskan seperti anggota Satpol PP resmi yang melakukan kegiatan patroli pengawasan untuk wilayah Jakarta Timur yang berbatasan dengan Jakarta Utara.
 
Sementara itu, peran BA menerima uang dari tujuh korban. Informasi awal ada lima korban yang sudah menyetorkan uang dengan jumlah berbeda.
 
"Ada yang setor Rp 25 juta, Rp 15 juta, Rp 7 juta," demikian narasi dalam unggahan. erk

Berita Terbaru

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, Siswi SMPN 1 JABON Incar SMAN 1 PORONG

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 09:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr. Netty Lastiningsih, M.Pd  mengimbau kepada seluruh …

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri terkait Operasi Tangkap Tangan…

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Keluarga kepala cabang (kacab) bank BRI (sebelumnya dilaporkan sebagai Bank BUMN di Cempaka Putih) berinisial MIP (37), Mohamad Ilham…

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini, serangkaian pengadaan barang fiktif dan mark up anggaran, mulai dari puluhan ribu unit motor listrik senilai Rp 1 triliun hingga…

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.             D…

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…