"Pasien Covid-19 Jangan Coba-coba Obat Sembarangan"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Diskusi daring Forum Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair
Diskusi daring Forum Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tingginya kasus Covid-19 di Jatim menjadi perhatian khusus. Terutama masih banyak pasien yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri. Selain itu juga adanya telemedicine, menjadi perhatian agar masyarakat tidak sembarangan coba-coba mengkonsumsi obat yang diklaim sebagai obat virus Corona.

dr Joni dalam diskusi daring Forum Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair, menyarankan setiap dokter agar memberikan obat bagi pasien yang isolasi mandiri yang sesuai dengan gejala yang dialami pasien.

"Ini yang menjadi usulan, treatment dari Covid-19 ini perlu ketegasan, karena isu di luar itu sangat mempengaruhi kawan-kawan dokter penanggung jawab pasien. Seperti obat-obat yang belum masuk standar, pun yang sudah masuk standar tapi trial, itu masyarakat sudah tahu," kata Joni.

Untuk itu, bagi dokter, lanjut Joni, harus secara ketat mengawasi pemakaian obat-obatan tertentu. yang belum masuk standar tersebut. Hanya saja, Joni menyayangkan sejumlah keluarga pasien yang mendesak RS untuk memberikan obat-obatan tertentu. Padahal, pemberian obat harus sesuai dengan indikasi yang tepat.

"Pemakaian obat tertentu harus dengan ketepatan indikasi yang akurat, tetapi masyarakat begitu ada keluarganya yang masuk RS, sudah ingin mendapat obat seperti itu bahkan mendesak RS melakukan treatment yang belum merupakan standar atau treatment yang perlu penanganan khusus," ungkap Joni.

Joni menambahkan, pihaknya juga selalu berhati-hati dalam menggunakan antivirus. Karena, sejumlah antivirus bisa mengakibatkan kerusakan organ tubuh. Selain itu, Joni juga menemukan sejumlah pasien yang sudah menggunakan antivirus, padahal belum mendapat rekomendasi dokter. Joni menyayangkan hal ini karena beberapa pasien menjadi resisten atau kebal pada antivirus.

"Pemakaian antivirus hati-hati betul. Karena kita tahu dari hasil evaluasi kami, semua antivirus hepatotoksik, frenotoksik, makanya kami terus pantau fungsi organ yang menjadi target dari treatment itu," jelasnya. ang/cr3/rmc

Berita Terbaru

MGBK Surabaya Dorong Siswa Eksplorasi Studi Luar Negeri Lewat Seminar Kuliah di Malaysia 2026

MGBK Surabaya Dorong Siswa Eksplorasi Studi Luar Negeri Lewat Seminar Kuliah di Malaysia 2026

Rabu, 29 Apr 2026 15:22 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Seminar dan pameran pendidikan bertajuk “Ayo Kuliah di Malaysia 2026” yang digelar oleh Education Malaysia Global Services (EMGS) berla…

Turnamen Domino di Surabaya Diserbu Pengunjung, Kompetisi Berlangsung Delapan Pekan

Turnamen Domino di Surabaya Diserbu Pengunjung, Kompetisi Berlangsung Delapan Pekan

Rabu, 29 Apr 2026 15:17 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rangkaian turnamen domino berjenjang resmi dibuka di Grand City Mall Surabaya pada 26 April 2026. Kegiatan ini menjadi awal kompetisi y…

Kebersihan TPS Jadi Prioritas, Pemkot Surabaya Minta Volume ngbin Dihitung Lebih Presisi

Kebersihan TPS Jadi Prioritas, Pemkot Surabaya Minta Volume ngbin Dihitung Lebih Presisi

Rabu, 29 Apr 2026 15:09 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka penataan dan perbaikan sistem pengelolaan sampah di Kota Pahlawan yang terus dikebut, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA di Sekolah

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat Lewat B2SA di Sekolah

Rabu, 29 Apr 2026 14:26 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat edukasi pola makan sehat sejak dini kepada pelajar melalui program B2SA (Beragam,…

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Mulai Banyak Diminati, 73 Sapi Sudah Terdaftar di Layanan Kurban RPH Surabaya

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga saat ini, layanan pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya mulai diminati menjelang Hari Raya Idul…

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca demo sejumlah ojek online (ojol) kemarin, kini giliran sopir truk yang menggelar aksi demonya dengan memadati kawasan…