Bisnis Kerajinan Kulit Jagung yang Tembus Pasar Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kerajinan tangan Safni Yeti dari kulit jagung. SP/ SBY
Salah satu kerajinan tangan Safni Yeti dari kulit jagung. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kulit jagung yang dinilai tidak berharga dan biasa dibuang ternyata mampu disulap oleh Safni Yeti menjadi hiasan cantik menarik dan memiliki nilai jual ekonomis. Kulit-kulit jagung tersebut ia modifikasi menjadi bros dan rangkaian bunga dan lain-lain.

Safni Yeti pun tak membandrol mahal kerajinannya, harganya sangat ekonomis, hanya berkisar Rp 5.000 hingga Rp 50.000 saja untuk masing-masing produk.

"Kisaran harganya dari Rp 5.000 sampai Rp 50.000. Paling murah bros dan paling mahal rangkaian bunga untuk di ruang tamu," kata Safni.

Usaha yang telah dirintis Safni dari tahun 2008 itu, terinspirasi dari tangan-tangan kreatif warga Jepang yang mampu membuat rangkaian bunga indah. "Orang Jepang kan paling bisa itu bikin rangkaian bunga. Kita kan sering lihat di TV, ya terinspirasi dari situ," katanya.

Proses pembuatan hiasan-hiasan ini juga sangat mudah, cukup menyediakan bahan baku yang tersedia dan ketelatenan untuk merangkainya.

"Prosesnya ya nggak susah. Kulit jagung dikeringkan dulu, kemudian diproses dan diwarnai habis itu dikeringkan lagi dan dibentuk sedemikian rupa dengan modelnya, jadilah seperti ini. Bunganya beda-beda ada tulip, anggrek, mawar, matahari, sedap malam. Biasanya untuk hiasan ruang tamu," terangnya.

Biasanya, permintaan meroket saat mendekati Lebaran atau hari-hari besar keagamaan. Bahkan, dia mengaku bisa meraup omzet hingga Rp 50 juta per bulan dengan jualan produk-produknya ini.

"Mendekati Lebaran, Natal atau Hari Raya keagamaan biasanya ramai. Omzet bisa sampai Rp 50 juta per bulan. Bahan baku diambil dari daerah Malang, Nganjuk, dan Kediri," ujarnya.

Ia menambahkan, produk-produknya tidak hanya laku di Indonesia saja, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali, namun mampu menembus negara ekspor seperti Amerika dan Italia, Eropa di tahun lalu.

"Kebetulan kerjasama dengan orang furnitur di sana, kita bikin hiasannya. Biasanya pesanan kita lewat online," kata Safni. Dsy4

Berita Terbaru

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, cabai, daging sapi dan telur ayam. Berdasarkan Pusat Informasi Harga…

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga, dengan nilai investasi senilai Rp 2,8 triliun…

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Enam warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diketahui membuka usaha fotografi secara ilegal, dideportasi. Total enam warga China…

Proyek IKN Senilai Rp 3,986 Triliun Dikawal Kejagung

Proyek IKN Senilai Rp 3,986 Triliun Dikawal Kejagung

Senin, 21 Sep 2026 08:45 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:45 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) ikut mengawal proyek pembangunan jalan di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk tahun anggaran 2026-2027 senilai Rp…

LEGAL OPINI: MEMBONGKAR KONSTRUKSI FIKTIF AKTA GADAI SAHAM No. 061/2018

LEGAL OPINI: MEMBONGKAR KONSTRUKSI FIKTIF AKTA GADAI SAHAM No. 061/2018

Senin, 21 Sep 2026 08:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:43 WIB

Disusun : Dr. TATANG ISTIAWAN WITJAKSONO, S.sos, SH, MM ADVOKAT PERADI NIA: 02.13499 A. KRONOLOGI FAKTA HUKUM (Yang Terjadi di Lapangan) [Induk Akte…

JPU TIDAK BERANI TULIS LOCUS DELICTI di SURAT DAKWAAN, BINGUNGKAH

JPU TIDAK BERANI TULIS LOCUS DELICTI di SURAT DAKWAAN, BINGUNGKAH

Senin, 21 Sep 2026 08:40 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:40 WIB

Pembaca Yth, Eksepsi saya ini mengupas fakta yang ditulis JPU di surat dakwaan. Temuan ini saya laporkan ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawas dan Komisi…