Dulu Penjual Bambu, Kini Jadi Pengusaha Bus Terkemuka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr (HC) H Muhadi Setiabudi pemilik perusahaan Dedy jaya Group. SP/ BRB
Dr (HC) H Muhadi Setiabudi pemilik perusahaan Dedy jaya Group. SP/ BRB

i

SURABAYAPAGI.com, Brebes - Masyarakat di wilayah Brebes dan Tegal Raya tentu tidak asing dengan armada Perusahaan Otobus (PO) bernama Dedy Jaya. Perusahaan otobus tersebut menjadi satu unit bisnis di Perusahaan Dedy Jaya Group milik Dr (HC) H Muhadi Setiabudi.

Muhadi merupakan seorang pengusaha sukses asal Brebes, Jawa Tegah, yang merintis usahanya dari nol. Ia juga membangun beberapa rumah sakit yang tersebar di wilayah Brebes, Tegal, dan Pemalang.

Selain itu, ia mendirikan sebuah perguruan tinggi bernama Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) di Brebes. Namun siapa sangka, sosok pengusaha sukses tersebut dulunya 'cuma' penjual bambu.

Meski demikian, kisahnya menjadi bos Dedy Jaya tidak mudah. Ia merintis usaha dari nol. Menjadi seorang kondektur dan jualan bambu pun pernah ia tekuni. Muhadi mengaku, mulai menjadi seorang kondektur bus pada tahun 1977 atau dua tahun setelah lulus dari pondok.

Pada tahun 1979, ia menikah dengan seorang wanita bernama Atik Sri Subekti dan dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Dedy Yon Supriyono yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Tegal.

Setelah menikah, ia mulai berhenti menjadi kondektur bus dan menekuni dunia bisnis. Usaha pertamanya yakni berjualan cabai. Namun tidak membuahkan hasil.

Ia pun kembali bekerja di tambak bersama orangtuanya. Tak berhenti di situ. Ia lantas memutar otak bagaimana caranya agar dapat mengubah nasibnya dan keluarga. Muhadi kemudian memilih untuk berjualan bambu.

Saat memulai usaha bambu, ia mendapat pinjaman dari BRI sebesar Rp 50.000 atau setara Rp 2 juta saat ini. Karena masih kurang, ia pinjam lagi Rp 25.000 atau setara Rp 1 juta. Lalu ia mulai menjalankan bisnisnya.

Hingga akhirnya usaha yang ia dirikan mengalami perkembangan yang cukup pesat, ia kini mendirikan perusahaan bus, hotel dan swalayan. Namun demikian, usaha bambunya yang kini telah berusia 39 tahun tetap ia pertahankan sebagai cikal bakal lahirnya Dedy Jaya Group.

Berkat kerja kerasnya merintis bisnis. Muhadi yang kini berusia 61 tahun sudah memiliki 5.400 karyawan. Ia bersyukur, jerih payah di masa mudnya membuahkan hasil untuk perekonomian keluarganya dan masyarakat dalam hal lapangan pekerjaan. Dsy6

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …