Insentif Dokter di Surabaya Mulai Turun Secara Bertahap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Insentif untuk tenaga kesehatan  di Surabaya, khususnya dokter bulan ini mulai turun secara bertahap dan belum turun 100%.SP/IST
Insentif untuk tenaga kesehatan  di Surabaya, khususnya dokter bulan ini mulai turun secara bertahap dan belum turun 100%.SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya dr Brahmana Askandar mengatakan insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) di Surabaya, khususnya dokter bulan ini mulai turun secara bertahap, belum turun 100%.

"Insentif para dokter sudah mulai turun sebagian besar di Surabaya, belum 100%. Tetapi, mudah-mudahan dalam 1 bulan ke depan bisa turun (Sepenuhnya)," kata dr Brahmana Askandar, Selasa (24/8/2021).

Brahmana mengaku para dokter ada yang harus rela menunggu berbulan-bulan hingga akhirnya insentifnya bisa cair. Bahkan sebagian dokter menunggu 7 tujuh bulan insentif turun dan baru diberikan bulan Agustus ini. "Sejak Januari ada, sampai 7 bulan. Baru diberi insentif bulan Agustus," ujarnya.

Selain itu, hingga kini tim dokter mempertahankan kondisi RS agar tetap lengang, tidak ada ada lagi penumpukan di UGD. Situasi lengang ini diupayakan menjadi permanen.

"Jadi longgarnya permanen. Jangan sampai ada serangan kedua, serangan ketiga dan seterusnya," tegasnya.

Menurut dokter spesialis kandungan, sebetulnya mudah mengantisipasi agar tidak ada penularan COVID-19. Sebab penularannya jelas antar manusia. Kalau antar manusia melakukan proteksi diri dengan baik, maka tidak akan ada penularan COVID-19.

"Sebenarnya simpel. Simpel tetapi maksudnya Allah itu dikasih penyakit yang menularnya lewat udara, itu kan pasti ada maksudnya. Ayo sama-sama kita memproteksi. Artinya bisa dicegah kok. Meskipun mulai pergerakan manusia, ekonomi harus berlangsung, ayo. Tetapi dengan protokol kesehatan yang masing-masing aware," jelasnya.

Salah satu mencegah diri dari penularan COVID-19, tambah dia, dengan vaksinasi. Namun, bila sudah vaksin bukan berarti kebal COVID-19, tujuan vaksin untuk memproteksi diri.

"Satu yang penting dengan vaksinasi itu, bahwa vaksinasi itu jangan diartikan 'saya kebal, saya tidak perlu protokol kesehatan lagi' total salah. Kalau demikian pemahamannya, maka COVID-19 bisa naik lagi. Vaksin itu bukan berarti kebal COVID-19," pungkasnya.sb2/na

Berita Terbaru

Program Jember Home Care Jadi Primadona Baru, 82,3% Warga Puas dan Minta Diperluas Jangkauannya

Program Jember Home Care Jadi Primadona Baru, 82,3% Warga Puas dan Minta Diperluas Jangkauannya

Jumat, 04 Sep 2026 10:32 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Accurate Research and Consuliting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap kinerja Bupati Jember Gus…

Thariq Ungkap Fee Proyek 2,5 Miliar Saat Jadi Saksi Maidi

Thariq Ungkap Fee Proyek 2,5 Miliar Saat Jadi Saksi Maidi

Jumat, 04 Sep 2026 10:29 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah mengungkap dana fee proyek yang terkumpul di lingkungan dinasnya mencapai sekitar R…

27 Ton Bantuan Dikirim dari Jatim ke Flores, Logistik Akan Disebar ke Sejumlah Titik Bencana

27 Ton Bantuan Dikirim dari Jatim ke Flores, Logistik Akan Disebar ke Sejumlah Titik Bencana

Jumat, 04 Sep 2026 10:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:03 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Solidaritas masyarakat Jawa Timur untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir. Sebanyak 62 m…

Ruben Onsu, Mencak mencak, Disuruh Sarwendah, Tes Kesehatan

Ruben Onsu, Mencak mencak, Disuruh Sarwendah, Tes Kesehatan

Jumat, 04 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah soal anak kembali bergulir. Kali ini, pihak Ruben mempertanyakan soal tes kesehatan yang disebut m…

Mantan Jampidsus Main Dengan Sejumlah Bank Lakukan TPPU

Mantan Jampidsus Main Dengan Sejumlah Bank Lakukan TPPU

Jumat, 04 Sep 2026 08:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:57 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kini terungkap ulah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Kejagung menyebut ada sejumlah perbankan d…

Menkeu Bidik Lima Pegawai Pajak yang Paling Dicuriga

Menkeu Bidik Lima Pegawai Pajak yang Paling Dicuriga

Jumat, 04 Sep 2026 08:55 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:55 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk terus membenahi internal serta menindak tegas oknum pegawai di D…