11 Jabatan Kosong di OPD, Hanya 3 Jabatan yang Dilelang, Ada Apa....?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bambang Hadjar. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bambang Hadjar. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pemkab Lamongan melalui Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) kembali membuka lelang jabatan, untuk mengisi kekosongan jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hanya saja lelang jabatan yang dibuka mulai 3 September 2021 itu hanya membuka tiga pos, dari 11 jabatan kepala OPD yang kosong.

Usut punya usut, tiga lowongan jabatan yang dibuka terlebih dahulu tanpa menunggu mutasi di lingkungan Pemkab Lamongan itu, selain karena disinyalir sudah ada calon kepala Dinas yang digadang-gadang, juga untuk memperlancar proses dan tidak melanggar aturan.

Sumber di lingkungan Pemkab Lamongan juga menyebutkan, tiga lowongan jabatan yang dimaksud masing-masing Dinas PU Sumber Daya Air (SDA), Kepala Badan Kesbangpol, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, seyogyanya memberikan kesempatan kepada pejabat eselon III untuk naik ke eselon II tersebut, tidak bakalan bisa serta merta murni berbasis kinerja, pengalaman dan lainnya, tapi siapa diantara pejabat itu yang dekat dengan pengambil kebijakan.

"Apa mas, lelang jabatan itu hanyalah formalitas dan akal-akalan, agar tidak melanggar secara administratif saja, calon yang akan digadang-gadang tersebut sudah ada dan nama-namanya sudah dikantongi BKD dan bupati," kata sumber Surabaya Pagi yang minta namanya untuk tidak dipublish, Senin (6/9/2021).

Kalau urusan lelang jabatan masih seperti ini lanjut sumber itu, jangan berharap pelayanan birokrasi di Lamongan akan tambah baik, malah sebaliknya. Karena urusan lelang jabatan yang semestinya memberikan kesempatan kepada pejabat untuk bertarung dan adu konsep sesuai dengan kapasitasnya, jangan berharap bisa terwujud.

"Kalau ini terjadi, timbal balik jasa dan lainya akan selalu ada dalam setiap kebijakan, dan lagi-lagi masyarakat yang dirugikan, karena slogan menuju kejayaan hanya dirasakan oleh pejabat nya, bukan rakyatnya," ungkapnya dengan nada keras.

Terpisah Kepala Dinas Kepegawaian Daerah (BKD), Bambang Hadjar saat dikonfirmasi membenarkan kalau saat ini telah dibuka lelang jabatan untuk 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dibuka mulai 3-9 September 2021. "Emang benar ada lelang jabatan untuk 3 pos tersebut," aku Bambang panggilan akrab kepala BKD ini menerangkan.

Saat didesak kenapa hanya 3 yang dilelang dari 11 jabatan kepala OPD yang kosong itu, karena itu kebijakan dan memberikan kesempatan kepada pejabat eselon III untuk mendaftar. Baik pejabat di lingkungan Pemkab Lamongan atau dari luar, karena sifatnya lelang adalah bebas, asal sesuai dengan aturan yang berlaku."Lelang ini bebas siapapun pejabat yang  sekarang eselon III bisa mendaftar, tidak hanya pejabat di Lamongan tapi daerah lain juga bisa," jelasnya.

Dan lebih jauh kata Bambang, sisa 8 tersebut besar lanjutnya kemungkinan akan diisi oleh pejabat eselon II dengan cara mutasi "Berarti yang akan di mutasi pasti tidak akan menduduki 3 jabatan yang saat ini dilelang," terangnya.

Saat ini kata Bambang, BKD telah melakukan persiapan untuk pelaksanaan mutasi, dengan mendengar pemaparan dari kepala Dinas OPD terkait program dan apa yang telah dilakukan selama menjabat untuk bahan evaluasi, dan gerbong mutasi akan segera juga dilakukan. jir

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur Utama (Dirut) PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno, dan menyita satu …

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…