Belajar Tatap Muka Dimulai, Ketua DPRD Surabaya Minta Jaga Protokol Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. SP/Alqomar
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dimulai di Kota Surabaya, 6 September 2021, setelah hampir 18 bulan para pelajar SD dan SMP belajar daring.

Hasil asesmen Satgas Covid-19, sebanyak 15 SMP negeri dan swasta mulai menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas per hari ini. Ini akan menyusul SMP lain, dan level SD.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pendidikan di Kota Pahlawan, namun tetap mengingatkan tentang pentingnya menjadikan aspek kesehatan dan keselamatan sebagai pertimbangan utama.

“Saya sampaikan selamat kepada semuanya. Hari ini 15 SMP. Yang lainnya dalam simulasi dan asesmen dari Satgas Covid-19. Tentu kita harapkan semua memenuhi prosedur. Saya yakin anak-anak kita sudah kangen sekolah. Sekali lagi selamat, tapi tetap prokes jangan kendor,” ujar Adi.

Adi menggarisbawahi tiga hal penting dalam PTM terbatas yang mulai digeber di Surabaya. Pertama, penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Prokes tugas bersama. Bukan tugas Satgas Covid-19 saja. Pemkot Surabaya sudah membentuk Satgas pelajar, itu bagus. Tapi semua pihak harus terlibat, mulai orangtua hingga guru. Harus saling mengingatkan,” jelas Adi.

Kedua, monitoring dan evaluasi secara sungguh-sungguh serta konsisten. Bila ada sekolah yang lalai, perlu segera dievaluasi demi kepentingan utama, yaitu keselamatan semuanya.

“Pandemi Covid-19 jangan sekali-sekali dipandang remeh. Semua yang terlibat di PTM harus disiplin. Jika ada sekolah lalai, misalnya tidak menerapkan jaga jarak dengan baik, harus segera dievaluasi. Ini bukan sok disiplin, tapi demi keselamatan semua pihak,” jelas Adi yang juga ketua DPC PDIP Surabaya.

Ketiga, papar Adi, penyiapan infrastruktur sekolah yang mampu mendukung penerapan PTM. Misalnya, sirkulasi udara dan sarana sanitasi. 

Adi menambahkan, PTM sangat penting untuk menjaga akselerasi kualitas SDM di Surabaya. Sebab, pembelajaran jarak jauh diakui memang membuat hasil pembelajaran menjadi tidak optimal. Berbagai riset pendidikan juga menunjukkan hasil serupa.

“Bahkan bisa ada loss generation. Maka kita benar-benar mendukung PTM. Namun, semua aturan harus tegak. Kalau PTM teledor, ada kluster Covid-19 di sekolah, kemudian membuat kasus kembali naik, tentu imbasnya kembali ke sekolah, yaitu PTM diberhentikan lagi. Itu yang tidak kita inginkan, sehingga semua harus kompak dan disiplin,” tutur Adi. Alq

 

Berita Terbaru

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama d…

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut penyelesaian lima rumah pompa baru, yang ditargetkan mulai…