7 Napi di Lapas Madiun jadi Pengedar dan Pengguna Narkoba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengungkap kasus narkoba saat Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021
Polisi mengungkap kasus narkoba saat Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus peredaran narkoba di Madiun masih marak terjadi saat penerapan PPKM Darurat. Terbukti, saat Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 yang dilakukan pada bulan Juli hingga September yang juga diberlakukan PPKM, polisi mengamankan 15 orang tersangka dalam kasus narkoba.

Ke 15 orang tersangka tersebut terdiri dari pengedar dan pengguna narkoba. Selain mengamankan para tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, sabu seberat 102,59 gram; ganja seberat 583,12 gram dan obar keras sebanyak 50 butir.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, 15 tersangka tertangkap dalam waktu dan lokasi yang berbeda.

"Ada pengungkapan dari lapas juga. Ada 7 tersangka dari sana," kata Dewa, Senin (13/9/2021).

15 tersangka tersebut ada yang bertindak sebagai pengguna, namun ada juga yang bertingkat sebagai kurir.

"Termasuk 7 orang penghuni lapas juga ada yang pengguna dan ada yang pengedar dari dalam. Tapi operatornya dari luar, yang mengirim dari luar, ini kami masih dalami ada keterlibatan orang dalam," lanjutnya.

Tidak menutup kemungkinan, napi tersebut juga mengedarkan narkotika di luar lapas, karena operatornya berada di luar lapas.

Dewa sendiri telah melakukan koordinasi, baik dengan pihak lapas kelas 1 maupun kelas 2 Madiun untuk mencegah peredaran narkoba di dalam maupun di luar lapas.

"Kita juga berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak lapas untuk mengungkapkan ini," tambahnya.

Modus memasukkan narkotika ke dalam lapas ini bermacam-macam, mulai dari diselipkan ke dalam barang kiriman maupun dilemparkan dari luar.

"Modusnya ada yang di lempar. Kan lapas 1 ini dekat dengan jalan ya," tambahnya.

Dewa menjelaskan, ke-15 tersangka dijerat dengan pasal 114 UU ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

 

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…