Perbup Larangan Jebakan Tikus Beraliran Listrik segera Terbit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono

i

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi – Meski telah banyak memakan korban jiwa, namun masyarakat nampaknya masih bandel dengan tetap memasang jebakan tikus berliran listrik di sawah.

Hingga September 2021, tercatat tiga orang tewas akibat tersengat listrik jebakan tikus tersebut.

"Kami terus menerus memberikan imbauan agar para petani menggunakan jebatan tikus yang ramah lingkungan," ujar Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, Kamis (23/9/2021)

Menurut Ony, jebakan tikus yang ramah lingkungan di antaranya mercon tikus, memasang rumah burung hantu, gropyokan, menggunakan trade barrier system (TBS).

"Memang penggunaan jebakan tikus beraliran listrik lebih efektif dan secara ekonomi lebih murah. Tetapi itu berbahaya. Kalau tidak sengaja tersentuh merengut nyawa. Juga ada konsekuensi hukum atas penggunaan jebakan tikus beraliran listrik itu," beber dia.

Ony menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ngawi saat ini telah mempersiapkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait larangan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik. Namun draf perbup tersebut saat ini masih menunggu revisi.

"Ada beberapa revisi terkait perbup, tinggal sedikit lagi. Paling minggu depan sudah keluar," ucapnya.

Diketahui, peristiwa terbaru jebakan tikus beraliran listrik menyebab nyawa petani melayang terjadi (20/9/2021). Petani yang menjadi korban yaitu Sugeng Nur Cahyono (40) warga Desa Karangsono, Kecamatan Kwadungan.

Sementara pada Tahun 2020, tercatat ada 20 warga meninggal akibat tersengat aliran listrik pada jebakan tikus yang terpasang di sawah.

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …